Jawabanmu

Jawaban paling cerdas!
2014-05-08T22:13:25+07:00
Banyak faktor tentu menjadi alasan depresiasi rupiah terhadap dollar AS dalam beberapa waktu terakhir ini. Paling tidak, ada faktor penguatan ekonomi Amerika Serikat sebagai penyebab eksternal dan diikuti serangkaian faktor internal. Namun, perlu dicatat bahwa 1) daya tarik Indonesia sebagai tempat berinvestasi dan 2) melempemnya ekspor dibanding impor membuat neraca perdagangan defisit. Ekonomi Amerika Serikat menunjukkan tanda-tanda makin pulih setelah data pertumbuhan ekonomi AS periode Jan-Jun 2013 berada pada level 1.4%, dan diprediksi angka tersebut bisa menembus hingga 2.5% di semester kedua 2013. Sebuah angka yang cukup tinggi mengingat kue raksasa ekonomi Amerika. Daya tarik kebangkitan ekonomi ini bisa jadi membawa modal asing yang selama ini ada di Indonesia “pulang kampung” lagi ke Amerika. Dengan kepastian ekonomi, hukum, dan stabilitas politik di Amerika Serikat, tentu saja lebih membuat menjalankan bisnis di Amerika lebih sexy dibandingkan di Indonesia. Di Indonesia ketidakpastian iklim investasi (seperti upah buruh, cost pressure dari bahan bakar minyak, demonstrasi) dan gejolak politik yang sedang dan akan datang (pemilu 2014) akan membuat investor luar negeri berpikir dua kali.

maaf kalo salah .
semoga membantu ^_^
2 4 2