Jawabanmu

Jawaban paling cerdas!
2014-05-08T18:47:44+07:00
Vitamin B12 (Kobalamin)Anemia pernisiosa pertama kali dijelaskan oleh Thomas Addison (1855). Kemudian Murot dan murphy mendapatkan Nobel pada tahun 1926 karena temuannya bahwa anemia pernisiosa adalah penyakit gangguan gizi yang dapat di sembuhkan dengan pemberian makanan yang mengandung 100-200 gram hati sapi. Temuan ini kemudian dilanjutkan dengan pembautan ekstrak hati yang bila diberikan melalui suntikan ternyata dapat menyembuhkan penyakit ini. Ditemukan pula bahwa anemia pernisiosa mempunyai hubungan erat dengan kekurangan cairan lambung. Castle (1941) dapat menyembuhkan penyakit ini dengan memberikan pasien daging sapi melalui mulut, yang dinamakan faktor ekstrinsik. Bersamaan dengan cairan lambung manusia yang mengandung unsur intrinsik. Faktor ekstrinsik vitamin B12 kemudia dapat diisolasi dari hati, oleh Rickes dan kawan-kawan (1948) dari amerika serikat dan kelompok dari inggris Smith dan Parker (1948). Penjelasan Castle tentang perana sentral lambung dalam adsorpsi viutamin B12 kemudian dilanjutkan dengan keberhasilan Grasbeck dan kawan-kawan (1966) mengisolasi faktor intrinsik, suatu glikoprotein yang dikeluarkan sel-sel mukosa lambung.

semoga membantu. jadikan yg terbaik yaa
Makasih kaka :D
sama2... :D senang bisa membantu
2014-05-08T18:51:06+07:00
Vitamin B12 (Kobalamin)
Anemia pernisiosa pertama kali dijelaskan oleh Thomas Addison (1855). Kemudian Murot dan murphy mendapatkan Nobel pada tahun 1926 karena temuannya bahwa anemia pernisiosa adalah penyakit gangguan gizi yang dapat di sembuhkan dengan pemberian makanan yang mengandung 100-200 gram hati sapi. Temuan ini kemudian dilanjutkan dengan pembautan ekstrak hati yang bila diberikan melalui suntikan ternyata dapat menyembuhkan penyakit ini. Ditemukan pula bahwa anemia pernisiosa mempunyai hubungan erat dengan kekurangan cairan lambung. Castle (1941) dapat menyembuhkan penyakit ini dengan memberikan pasien daging sapi melalui mulut, yang dinamakan faktor ekstrinsik. Bersamaan dengan cairan lambung manusia yang mengandung unsur intrinsik. Faktor ekstrinsik vitamin B12 kemudia dapat diisolasi dari hati, oleh Rickes dan kawan-kawan (1948) dari amerika serikat dan kelompok dari inggris Smith dan Parker (1948). Penjelasan Castle tentang perana sentral lambung dalam adsorpsi viutamin B12 kemudian dilanjutkan dengan keberhasilan Grasbeck dan kawan-kawan (1966) mengisolasi faktor intrinsik, suatu glikoprotein yang dikeluarkan sel-sel mukosa lambung.