Jawabanmu

2014-05-07T10:48:53+07:00
Iran Dukung,Penuh Rencana Annan Akhiri Konflik Suriah  Iran pada Selasa (10/7) menegaskan dukungan penuh pada rencana perdamaian utusan internasional Kofi Annan, yang bertujuan mengakhiri krisis Suriah dan mengatakan rencana itu harus dilaksanakan sepenuhnya untuk memulihkan stabilitas.
“Kami mengharapkan Annan melanjutkan usahanya mewujudkan stabilitas dan perdamaian di Suriah dan kawasan itu,” kata Menteri Luar Negeri Ali Akbar Salehi dalam jumpa wartawan bersama dengan utusan internasional-Liga Arab tersebut.
Annan tiba di Iran setelah berunding dengan Presiden Suriah Bashar al-Assad Senin dan setelah satu pertemuan “Sahabat-Sahabat Suriah” di Jenewa bulan lalu di mana Iran, sekutu paling kuat Damaskus, tidak diundang. Teheran tidak diundang dalam perundingan-perundingan di Jenewa — karena ditolak AS dan Uni Eropa. Pertemuan di Swiss menyetujui satu rencana bagi satu transisi politik di Suriah yang tidak menyerukan pengunduran diri Bashar, kendatipun Barat dan kelompok oposisi menegaskan Bashar tidak punya peran dalam satu pemerintah persatuan. Annan yang mantan sekjen PBB itu, Selasa menegaskan kembali keinginannya agar Iran dilibatkan dalam satu solusi menyangkut krisis itu. ADVERTISEMENTBarat dan pihak oposisi Suriah menuduh Teheran mendukung pemerintah Damaskus secara militer, satu tuduhan yang dibantah keras oleh Iran. “Ada satu bahaya bahwa situasi di Suriah dapat di luar kendali dan meluas ke kawasan itu,” kata Annan kepada wartawan. “Iran dapat berperan positif,” katanya dan menambahkan dia akan terus bekerja sama dengan para pemimpin Iran untuk menyelesaikan krisis itu yang menurut para pengamat menewaskan lebih 17.000 orang itu. Salehi menegaskan bahwa “Iran adalah bagian dari solusi” di Suriah, dan mengecam negara-negara Arab dan Barat, tanpa menyebut namanya, karena tidak mengikutsertakan Iran. Tetapi dia juga memuji “netralitas” Annan dalam masalah itu. Annan menyatakan sepakat dengan Bashar Senin mengenai satu “pendekatan” politik baru untuk mengakhiri konflik hampir 16 bulan yang dia akan ajukan kepada pemberontak. Dia tidak menjelaskan lebih jauh dengan mengatakan dia harus terlebih dulu berbicara dengan oposisi Suriah. Sebelum meninggalkan Teheran, Annan juga menurut rencana akan bertemu dengan Saeed Jalili, sekretaris dewan keamanan nasional tertinggi Iran.
3 4 3