Jawabanmu

2014-05-06T19:42:43+07:00
Kop Surat > terdiri atas lambang, nama lembaga dan alamat dari lembaga itu sendiri. Di mana pada nama lembaga mengacu ke induk organisasi sendiri, serta setiap kop surat harus ada karakteristik yang berbeda dari organisasi lain (ciri khas), contoh : Terakreditasi A. Kemudian, pada alamat biasanya terdapat tempat lembaga, nomor telepon, e-mail, website dan kode pos.Tanggal surat > terdiri atas nama tempat , tanggal dibuatnya surat. Tetapi pada penulisan nama tempat kurang tepat karena di kop surat sudah diberitahu nama tempatnya pada alamat di kop surat.Nomor > terdiri atas nomor urut, kode, lembaga, dan tahun.Lampiran > Merupakan lembaran lain/barang lain yang akan dilampirkan. Bila tidak ada diisi strip, bila tidak dijilid diisi satu lembar, bila dijilid diisi satu berkas, bila berdagang diisi satu eksemplar.Perihal/hal > merupakan pokok isi surat, seperti untuk apa, kepada siapa dll.Alamat > ada 2 macam : ada untuk perorangan dan ada untuk ke lembaga lain. Untuk surat dinas tertutup/rahasia, kata kepada tidak perlu digunakan lagi karena sudah diletakkan di amplop, lain halnya dengan surat dinas terbuka (tanpa amplop/biasanya untuk umum) boleh memakai kata kepada. Kemudian jangan pakai kata Bapak, Ibu dll. Langsung namanya/instansinya. Tapi, bila orangnya banyak boleh dipakai, seperti Bapak Rektor, Ibu Rektor dll. Alasannya tidak memakai kata tersebut adalah takut mubazir, hanya jabatan/gelar yang boleh.Salam Pembuka > sudah familiar, tidak perlu diberitahu lagi, kebanyakan samaIsi > sesuai dengan perihalSalam Penutup/jabatan > sudah jelasNama > nama orang yang mengirim suratTembusan > surat itu ditujukan bukan hanya satu, tetapi lebih ditujukan kepada siapa.Inisial > yang menunjukkan bahwa surat tersebut benar-benar asli dibuat oleh orang tersebut atau tidak. Inisial umumnya tidak dapat dibaca, karena hanya orang yang dituju dan orang yang berhubungan dengan si pembuat surat yang mengerti, bisa dibilang ciri khas bahwa orang itulah yang membuatnya