1. Masa Berburu dan Mengumpulkan Makanan Tingkat Sederhana Kehidupan masyarakat masa berburu dan mengumpulkan makanan tingkat sederhana (zaman paleolitikum) masih sangat sederhana. Mereka hidup sangat tergantung dengan alam dengan cara menumpulkan makanan dan berburu hewan. Kegiatan tersebut dikenal dengan food gathering . Perkakas yang dihasilkan pada masa ini adalah: > Chopper ( kapak penetak / kapak genggam / kapak seterika, dinamakan demikian sesuai dengan bentuk dan cara penggunaannya. > Fl

Jawabanmu

Jawaban paling cerdas!
2014-05-06T11:21:39+07:00
Manusia purba kala pada sering membuat benda benda yang berfungsi untuk mempermudah pekerjaan mereka sehari hari 
9 3 9
2014-05-06T11:28:27+07:00
Di zaman tsb mengenal sistim balter, yaitu menukarkan barang yg mereka miliki dengan barang yg di inginkan.pada masa praaksara berburu, mengumpulkan makanan.Pra Aksara berasal dari kata “Pra” artinya sebelum dan “Aksara” artinya tulisan. Jadi masa pra-aksara adalah masa sebelum manusia mengenal tulisan.
Masa pra-sejarah yaitu manusia sudah mengenal tulisan.
Pembagian zaman Pra-aksara berdasarkan benda-benda peninggalan yang ditemukan.
Masa pra aksara atau biasa disebut masa prasejarah adalah masa kehidupan manusia sebelum mengenal tulisan. Manusia yang diperkirakan hidup pada masa pra aksara adalah manusia purba. Pada masa ini, kita tidak dapat mengetahui sejarah serta kebudayaan manusia melalui tulisan. Satu-satunya sumber untuk mengetahui kehidupan manusia purba hanya melalui peninggalan-peninggalan mereka yang berupa fosil, alat-alat kehidupan, dan fosil tumbuh-tumbuhan maupun hewan yang hidup dan berkembang pada masa itu.terjadinya interaksi sosial : ( akulturasi & asimilasi )
perdagangan, budaya,norma dan nilai sosial dsb.jka masa praaksara barter
hindubudha sudah jual beli
islam jual beli.masa praaksara tinggal berkelompok tidak bermukim dampak banyak yg diserang binatang buas seperti alien
hindubuddha nyembah patung dan mukanya jd mirip patung
islam sholatmendapatkan pahala :)Dengan cara Barter yaitu dengan cara bertukar dengan barang 1 dengan yang lainya
Misalnya Si A mempunyai Ikan dan Si B Mempunyai Nasi
A ingin nasi dan B ingin ikan maka diadakanlah pertukaran yang disebut Barter
Maaf kalau salah.Pada masa aksara sistem Ekonominya adalah Masih mengenal Barter.Karena pada zaman Pra-aksara belum mengenal alat tukar ataupun sistem barter jadi mereka mencari makanan sendiri (Berburu,Bercocok tanam).1. Masa Berburu dan Mengumpulkan Makanan Tingkat Sederhana Kehidupan masyarakat masa berburu dan mengumpulkan makanan tingkat sederhana (zaman paleolitikum) masih sangat sederhana. Mereka hidup sangat tergantung dengan alam dengan cara menumpulkan makanan dan berburu hewan. Kegiatan tersebut dikenal dengan food gathering . Perkakas yang dihasilkan pada masa ini adalah: > Chopper ( kapak penetak / kapak genggam / kapak seterika, dinamakan demikian sesuai dengan bentuk dan cara penggunaannya. > Flakes (serpih bilah) yaitu pecahan batu kecil dan pipih serta tajam yang digunakan sebagai pisau. > Tulang dan Tanduk Hewan, alat ni digunakan sebagai mata panah, pengorek ubi dan ujung tombak. Perkakas-perkakas tersebut ditemukan di Pacitan Jawa Timur, Ngandong dan Sangiran (Jawa Tengah) Kebudayaan rohani yang ditemukan pada masa ini adalah penguburan orang yang telah meninggal, berbeda dengan binatang. 2. Masa Berburu dan Mengumpulkan Makanan Tingkat Lanjut Masa ini disebut juga masa Mesolitikum. Berkembangnya pemikiran manusia menyebabkan peningkatan penggunaan pikiran dab meningkatnya kebutuhan manusia dalam mempertahankan hidupnya. Peningkatan jumlah anggota kelompok dan perpindahan tempat akan menyebabkan permasalahan baru. Perpindahan tempat ( nomaden) dalam rangka berburu dan mengumpulkan makanan (food gathering) dianggap sudah tidak memadai lagi maka manusia purba mulai membuat tempat tinggal tetap untuk sementara (semi sedenter ). Kegiatan berburu dan mengumpulkan makanan tetap berlangsung, namun kegiatan mengolah lahan tingkat sederhana dan berternak tingkat awal sudah dimulai. Peninggalan budaya dari masa ini adalah budaya kjokkenmodding yang ditemukan di pantai timur Sumatra dari Langsa (NAD) sampai Medan berupa bukit kerang setinggi 7 meter, dan abris sous roche yang ditemukan di gua di darah Sampung Ponorogo Jawa Timur dan Lamoncong Sulawesi Selatan Hasil kebudayaan: Peable (Kapak Sumatra), hachecourte, pipisan batu, flakes, tulang dan tanduk 3. Masa Bercocok Tanam di Sawah Masa bercocok tanam di sawah juga zaman neolitikum. Pada masa ini terjadi perubahan besar dalam kehidupan manusia atau revolusi dari food gathering menjadi food producing, dari nomaden menjadi menetap. Dengan perubahan tersebut, semua kebutuhan dan perkakas untuk memenuhi kebutuhan juga berubah. Perkakas menjadi lebih halus, manusia sudah mulai memasak, mulai mempercantik diri dengan ditemukan berbagai perhiasan. Perkakas yang dihasilkan: kapak persegi; kapak lonjong; gerabah/ tembikar; barang-barang perhiasan dari batu. 4. Masa Perundagian Logam Sebagai salah satu dampak kehidupan menetap adalah bahwa manusia mulai semakin berkembang cara berpikirnya, sehingga mulai mampu menemukan cara membuar perkakas dari logam. Penemuan logam mendorong manusia menciptakan perkakas-perkakas untukmkebutuhan sehari-hari. Pengolahan logam memerlukan keahlian khusus, sehingga kemudian berkembang menjadi mata pencaharian untuk kelompok masyarakat tertentu. Maka kemudian setiap kematian selalu ditandai dengan menggunakan bangunan batu yang besar. Perkakas megalitikum: > Menhir > Dolmen > Sarkofagus > Waruga > Kubur Batu > Punden Berundak-undak > Arca
11 3 11