Jawabanmu

2014-05-05T21:23:50+07:00
Pengadaan Barang dan Jasa Jenis Korupsi Tertinggi JAKARTA-Proses pengadaan barang dan jasa pemerintah menempati rangking tertinggi kasus korupsi di Indonesia. Data Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) menyebutkan, pada periode 2004-2010, 44 persen kasus korupsi yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merupakan kasus pengadaan barang dan jasa. “Pengadaan barang dan jasa merupakan jenis korupsi tertinggi yang ditangani KPK. Tertinggi kedua itu penyuapan itu mencapai 29 persen,” kata Direktur Pengembangan Sistem Pengadaan Secara Elektronik LKPP, Tatang Rustandar Wiraatmaja di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (2/12). Menurut dia, besarnya alokasi anggaran pengadaan barang dan jasa telah membutakan mata pejabat pemerintahan dan oknum PNS. Alokasi anggaran untuk pengadaan barang bisa mencapai 30 persen dari total keseluruhan dana APBN. Misalnya, dari total APBN 2012 sebesar Rp 1.400 triliun, sekitar Rp 460 triliun dialokasikan untuk pengadaan barang dan jasa. Strategi pemerintah mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) No 54 Tahun 2010 tentang pengadaan barang jasa belum cukup ampuh mengikis praktik kecurangan dalam belanja modal. Padahal sudah diatur aturan pengadaan barang dan jasa dilakukan secara elektronik atau e-procurement. Dia mengakui, tidak ada jaminan sistem e-procurement membuat sistem lelang proyek pengadaan barang dan jasa pemerintah bebas korupsi. Tatang juga tidak bisa memastikan berapa persen penurunan korupsi dengan sistem baru ini. “Sebetulnya tetap besar karena ada yang terungkap tapi tidak diungkapkan saja. Jadi kalau kecenderungan menurun ada. Belum ada penelitian menurunnya berapa persen. Jumlah paket yang di e-procurement sudah mau transparan berarti dia sudah tidak mau bermain lagi. Meski belum 100 persen,” tegasnya. 1.000 Pengaduan Lebih lanjut, dia mengatakan dalam sebulan, LKPP menerima sebanyak 1.000 pengaduan dari masyarakat tentang keganjilan pengadaan barang dan jasa yang dilakukan pemerintah. Karena itu, LKPP akan menindaklanjuti laporan tersebut, kendati dari 1.000 laporan itu memang tidak sepenuhnya benar. ”Sebulan di atas 1.000 pengaduan, mungkin satu kuartal itu ada 4.000,” ucapnya. Semua laporan dari masyarakat ditindaklanjuti dengan audit forensik. Jika laporan terbukti kebenarannya, proyek fiktif itu akan ditindaklanjuti oleh KPK. “Pengaduan setelah itu kita audit forensik, kemudian kita klarifikasi kita laporkan ke pejabat terkait lalu kita lapor ke KPK,” tegasnya.
tapi kalo jenis2 korupsi pengadaannya itu apa aja kak ??
Korupsi Transaksi, jenis korupsi yang menunjuk adanya kesepakatan timbak balik antara pihak pemberi dan pihak penerima yang kedua pihak memperoleh keuntungan.
Korupsi Perkerabatan, jenis korupsi yang menyangkut penyalahgunaan kekuasaan dan kewenangan untuk berbagai keuntungan bagi teman atau sanak saudara serta kroni-kroninya.
Korupsi yang Memeras, biasanya korupsi yang dipaksakan kepada suatu pihak yang disertai dengan ancaman, teror, penekanan terhadap kepentingan orang-orang da