Jawabanmu

2014-05-05T16:46:15+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
NEGOSIASI ANTARA PENGUSAHA DAN PIHAK BANK
*no.1-3: orientasi
 no.4-6: pengajuan
 no.7-12: penawaran
 no.13-16: persetujuan
 no.17-19: penutup
1.pengusaha: selamat siang
2.pihak bank: selamat siang. adayg bisa sy bantu?
3.pengusaha: ya, saya ingin bertemu dg kepala bag.kredit
4.pihak bank: mari saya antar. (menuju ke r.kepala bag.kredit)
5.pengusaha: begini pak. saya akan mengembangkan usaha sy. jadi, sy akan mengajukan kredit
6.pihak bank: berapa jumlah uang yang anda butuhkan untuk mengembangkan usaha anda?
7.pengusaha: sy membutuhkan dana sebesar 200jt. bisakah sy mendapatkan pinjaman itu?
8.pihak bank: maaf, pak. jumlah pinjaman bapak terlalu besar. bagaimana jika pihak bank memberikan pinjaman kpd bapak sebesar 100jt
9.pengusaha: apa tidak bisa lebih dari itu pak ? sy kan sudah lama menjadi nasabah dibak ini.
10.pihak bank: baiklah untuk bapak sy berikan 130jt. bagaimana pak?
11.pengusaha: usahakan lebih. saya membutuhkan itu untuk mengembangkan usaha saya.
12.pihak bank: baiklah. bank hanya mampu memberikan pinjaman sebesar 150jt
13.pengusaha: baiklah. akan sy ambil. kapan uang itu dapat dicairkan. kalau bisa secepatnya
14.pihak bank: kalau bapak setuju uang itu bisa dicaikan secepatnya
15.pengusaha: ya, lalu bagaimana selanjutnya?
16.pihak bank: pihak bank akan memberikan pelayanan yg terbaik untuk bapak.
17.pengusaha: baiklah kalau begitu terima kasih atas kerjasamanya, saya permisi dahulu pak.
18.pihak bank: sama-sama pak. slamat siang
19.pengusaha: selamat siang.
(keluar dari ruang.kepala bag.kredit)

semoga membantu :)

2014-05-05T16:48:21+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Penjual            : “Selamat datang, silahkan duduk.”
Pembeli           : “Terima kasih.”
Penjual            : “Ada yang bisa saya bantu?”
Pembeli           : “Saya ingin beli laptop.”
Penjual            : “Ingin laptop merk apa mbak?”
Pembeli           : “Yang bagus itu merek apa mbak ?”
Penjual          : “Begini mbak, kalau masalah bagus tidaknya itu relatif mbak. Semua merek ada kelebihan dan juga ada kekurangannya.”
Pembeli           : “Ohh, begitu.”
Penjual            : “Tetapi sekarang yang paling laris itu Acer mbak.”
Pembeli           : “Saya boleh lihat yang Acer?”
Penjual            : “Iya, sebentar saya ambilkan dahulu.”
Pembeli           : “Iya.”
Penjual            : “Ini mbak, silahkan di coba dahulu.”
Pembeli           : “Fasilitasnya apa saja mbak ?”
Pembeli           : “Ada wifi, bluetooth, memory 2 GB, monitor 14” dan masih banyak lagi.”
Pembeli           : “Warnanya ini hanya hitam saja mbak?”
Penjual            : “Kalau ini ada warna coklat, putih, merah, sama hitam ini mbak.”
Pembeli           : “Saya mau lihat yang merah mbak, soalnya saya suka warna merah."
Penjual            : “Maaf mbak, yang warna merah lagi habis stoknya, mungkin besok datangnya.”
Pembeli            : “Kalau sekarang adanya warna apa saja mbak ?”
Penjual             : “Kita punya warna coklat sama hitam.”
Pembeli            : “Saya lihat yang coklat dulu mbak.”
Penjual             : “Iya, saya ambilkan dulu.”
Pembeli            : “Iya.”
Penjual             : “Ini mbak, silahkan.”
Pembeli           : “hitam sama coklat bagus mana mbak?”
Penjual            : “Tergantung selera mbak, kalau hitam itu sudah biasa, tapi kalau coklat itu jarang orang punya.”
Pembeli           : “Saya pilih hitam saja mbak.”
Penjual            : “Oh iya.”
Pembeli           : “Harganya berapa mbak?”
Penjual            : “Kalau yang ini harganya Rp 4.000.000,00.”
Pembeli           : “Tidak ada diskon mbak ?”
Penjual            : “Kebetulan kita lagi ada promo untuk merek Acer ada spesial diskon 5%, jadi harganya tinggal Rp 3.800.000,00.”
Pembeli           : “Tidak bisa turun lagi mbak ?”
Penjual            : “Tidak bisa mbak. Ini bisa di kredit  mbak, angsuran 8 X dalam  5 bulan.”
Pembeli           : “Rp 3.500.000,00 gimana mbak ?, cash.”
Penjual            : "Di tambahin lagi mbak!"
Pembeli           : "Saya tambahin Rp 50.000,00 gimana ?"
Penjual            : "Tetap tidak bisa mbak, begini saja saya kasih  Rp 3.700.000,00, itu sudah turun banyak lho mbak."
Pembeli           : "Gak bisa ditambahin lagi mbak diskonnya ?"
Penjual            : "Gak bisa mbak, nanti kalau ditambahin terus bos saya marah mbak, ini bukan punya saya kalau punya saya, saya kasih mbak segitu."
Pembeli           : “Ya sudah saya setuju Rp 3.700.000,00.”
Penjual            : “Saya buatkan notanya dulu mbak.”
Pembeli           : “Iya.”
Penjual            : “Ini notanya mbak,silahkan tanda tangan disini. Ini juga ada garansinya 1 tahun, jadi kalau ada masalah dengan laptopnya bawa saja kesini.”

Pembeli           : “Oh iya, ini uangnya.”
Penjual            : "Terima kasih. Ini mau diantarkan kerumah atau dibawa langsung?"
Pembeli           : "Saya bawa langsung saja mbak."
Penjual            : "Oh iya."
Pembeli           : “Selamat siang.”
Penjual            : “Selamat siang.”