Jawabanmu

2014-01-23T20:40:19+07:00
Lidah mertua (Sansevieria trifasciata Prain) merupakan tanaman obat yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat untuk pengobatan influenza, borok, bisul, radang saluran pernafasan, batuk dan gigitan ular berbisa, karena mengandung saponin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi metode ekstraksi yang efektif dalam menghasilkan aktivitas antibakteri optimum terhadap Staphylococcus aureus IFO 13276 dan Pseudomonas aeruginosa IFO 12689, serta mengetahui sifat antibakteri ekstrak etanol daun lidah mertua. Pada penelitian ini variasi metode ekstraksi yang diamati adalah lama waktu maserasi dan jumlah daur sokletasi. Lama waktu maserasi adalah 4, 6 dan 8 hari, sedangkan jumlah daur sokletasi adalah 1, 2 dan 3 kali penyarian. Pelarut yang digunakan etanol absolut. Sebagai kontrol negatif digunakan pelarut etanol tanpa ekstrak, sedangkan sebagai kontrol positif digunakan ampisilin dan streptomisin. Parameter yang diukur adalah luas zona penghambatan dan uji sifat antibakteri. Uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun lidah mertua dengan metode difusi agar. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui maserasi 4 hari dan sokletasi 2 kali penyarian menghasilkan ekstrak etanol daun lidah mertua dengan aktivitas antibakteri optimum terhadap Staphylococcus aureus IFO 13276 dan Pseudomonas aeruginosa IFO 12689, ekstrak etanol daun lidah mertua hasil sokletasi dan maserasi optimum memiliki aktivitas antibakteri yang lebih rendah daripada ampisilin dan streptomisin dalam menghambat Staphylococcus aureus IFO 13276, tetapi lebih tinggi dari ampisilin dalam menghambat Pseudomonas aeruginosa IFO 12689 dan Sifat antibakteri ekstrak etanol daun lidah mertua terhadap Staphylococcus aureus IFO 13276 adalah bakteriosidal, sedangkan sifat antibakteri ekstrak etanol daun lidah mertua terhadap Pseudomonas aeruginosa IFO 12689 adalah bakteriostatik.