Jawabanmu

2014-05-03T11:11:17+07:00
Itu dikarenakan perjanjian Bretton Woods setelah Perang Dunia 2 yang efeknya masih terasa hingga sekarang; perjanjian untuk menggunakan emas sebagai standar global nilai mata uang. Pada saat itu keadaan ekonomi negara-negara dunia, kecuali Amerika Serikat, hancur karena perang. Ini menyebabkan mereka bergantung pada pinjaman yang diberikan oleh Amerika. Awalnya emas digunakan sebagai mata uang, tapi karena ada orang yang mengetahui bahwa nilai emas selalu menaik dan tidak merosot maka mereka (pihak bank) mengumumkan bahwa emas ditukar dengan selembar kertas yang bernilai (uang). Euro bisa saja menggantikan tapi butuh proses lama. Apalagi rupiah. Jika melihat kondisi yang saat ini nilai tukar rupiah menurun. Saya rasa masih blm bisa. Lagi pula untuk menjadikan mata uang internasional dibutuhkan negara dengan keadaan ekonomi maupun politik yang stabil, karena sebagai mata uang internasional dibutuhkan kepercayaan dari dunia agar dunia menggunakannya.
2014-05-03T11:12:30+07:00
Karena dolar memiliki kestabilan harga, (tidak naik turun)