Jawabanmu

2014-05-03T07:38:05+07:00
Karena kerajaan romawi dapat mengatur hubungan dgn negara lain dan suatu faktor penting dalam peralihn Romawi dari republik dgn menjadi kekaisaran otokrasi.
2 1 2
2014-05-03T07:47:33+07:00
Zaman Kerajaan (750-510 SM) Kerajaan Romawi berasal dari sebuah kota, yaitu Roma.  Pemerintahan dijalankan oleh seorang raja yang memegang kekuasaan tak terbatas. Dan juga sebagai panglima perang dan hakim tertinggi. Raja di bantu oleh Dewan Senat yang anggotanya 300 orang yang terdiri atas kaum patricia (bangsawan) yang membuat UU. Di luar Dewan Senat juga terdapat Dewan Perwakilan Rakyat (Comitia Curiata).
•    Zaman Republik (510-31 SM)
Pada mulanya Republik Romawi adalah republik kaum patricia dengan sistem pemerintahannya bersifat aristokrat. Dan masih berbentuk sebuah polis/ negara kota. Namun dlm waktu 5 abad,republik polis ini tumbuh menjadi sebuah imperium. Imperium Romanum menguasai wilayah yg sangat luas. Wilayah kekuasaannya meliputi wilayah Laut Tengah. Timbulnya Golongan Proletar Untuk memperluas wilayah kekuasaannya, Republik Romawi memerangi daerah sekitarnya. Peperangan yang terus terjadi membuat tanah di Italia terbengkalai. Para pemiliknya menjualnya dan pergi ke Roma untuk mencari pekerjaan.Karena jumlah lapangan pekerjaan terbatas, maka banyak yg menjadi gelandangan. Kaum gelandanganlah yg dsb kaum proletar( artinya gol.yang hanya mempunyai anak, karena prolet berarti anak). Senat Memegang Seluruh Kekuasaan  Kekuasaan tertinggi di Imperium Romanum dipegang oleh senat. Kekuasaan Senat ada dalam bidang Legislatif dan bidang Eksekutif. Fungsi Senat berubah dari badan penasehat menjadi badan yang paling berkuasa. Kekuasaan Senat yang besar mulai ditentang oleh para panglima perang. Untuk menghadapi Senat, panglima perang Pompeius,Crassus,dan Yulius Caesar membentuk persekutuan tiga serangkai /triumvirat. Saat Crassus meninggal, Pompeius bersama Senat berusaha mengalahkan Yulius Caesar dan mengalami kegagalan.Sehingga, Yulius menjadi penguasa tunggal Imperium Romanum. Setelah kematian Yulius Caesar, terjadi kekacauan dan para  Senat  berebut kekuasaan. Usaha Senat di gagalkan oleh para panglima Yulius yg membentuk Triumvirat II.
Anggota dari Triumvirat dan pembagian wilayahnya:
•    Antonius, bagian di wilayah timur, yaitu provinsi Asia Kecil dan Mesir.
•    Ledipus, bagian di wilayah daerah Afrika bagian utara dan pulau2 di sekitarnya.
•    Octavianus, bagian di wilayah timur, yaitu daerah yg membentang dari Yunani sampai Spanyol.
Sejak awal terjadi perselisihan antara Octavianus dengan Antonius. Puncak perselisihannya saat Antonius menikahi Cleopatra dan menjadikannya ratu Mesir. Dengan dukungan Senat, Octavianus menyerang Antonius dan berhasil menaklukkannya. Sehingga Octavianus menjadi penguasa tunggal di Imperium Romanum.

•    Kekaisaran Romawi (31SM-476M)
Octavianus diangkat menjadi Kaisar oleh Senat dan memberinya gelar Augustus yang artinya maha mulia. Octavianus diakui juga sebagai panglima tertinggi/ imperator. Octavianus juga menjabat sebagai kepala agama/Pontifex Maximus dan menganggap dirinya dewa. Octavianus berkuasa dari tahun 31 SM-14 M. Pengganti Octavianus adalah Tiberus(14M-37M). Pada masa Ini, di Palestina muncul agama Kristen yang diajarkan oleh Yesus Kristus (Nabi Isa). Agama Kristen bersifat monotheisme dan berbeda dengan agama rakyat Romawi yang bersifat polytheisme (memuja banyak dewa). Penindasan dan pengajaran dilakukan
oleh pasukan-pasukan Romawi atas perintah Kaisar.
Pada masa pemerintahan Kaisar Nero(54M-68M) penindasan dan pengajaran terhadap umat Kristen mencapai pencaknya.
Konstantin Agung(306-337M), melalui Edict Milan memberi perintah penghentian pengejaran dan penyiksaan terhadap umat Kristen.
Pada masa pemerintahan Kaisar Theodosius(378-395M) Agama Kristen dinyatakan sebagai agama negara. Setelah 4 abad Yesus Kristus disalib di Golgota, agama Kristen mendapat pengakuan dan menjadi dasar peradapan bangsa-bangsa Eropa.
•    Pembagian Romawi
  Pada masa Kaisar Theodosius, wilayah kekuasaan Kekaisaran Romawi dibagi men: menjadi dua bagian : Kekaisaran Romawi Barat dengan Ibukota Roma, Kekaisaran Romawi Barat tidak bertahan lama karena terjadi serangan-serangan dari bangsa Hun/Bangsa Indo-Jerman(Goth). Pada pertengahan abad ke-5 yang berkuasa adalah jendral-jendral dari berbagai bangsa tadi. Dan Kaisar Romawi hanya sebagai boneka. Akhirnya pada tahun 476M, Kaisar Odoaker dari Romawi Barat turun tahta dan berakhirlah Romawi Barat.


semoga memabntu ^_^
2 1 2