Ringkaskan dongeng ini dong, tolong:)

Pada jaman
dahulu, Sungai Tulang Bawang sangat terkenal akan keganasan buayanya. Sehingga
orang yang berlayar disana maupun para penduduk yang tinggal disana perlu untuk
sangat berhati-hati. Menurut cerita, sudah banyak manusia yang hilang begitu
saja disana.

Pada suatu
hari, kejadian yang menyedihkan itu terulang kembali. Orang yang hilang itu
adalah seorang gadis rupawan yang bernama Aminah. Anehnya, meskipun penduduk
seluryh kampung tepi Sungai Tulang Bawang mencarinya. Tidak ada jejak yang
tertinggal. Sepertinya ia sirna ditelan bumi.

Nun jauh
dari kejadian itu, di dalam sebuah gua besar tergoleklah Aminah. Ia baru saja
tersadar dari pingsannya. Betapa terkejutnya ia ketika menyadari bahwa gua itu
dipenuhi oleh harta benda yang ternilai harganya. Ada permata, emas, intan,
maupun pakaian yang indah-indah. Harta benda itu mengeluarkan sinar yang
berkilauan.

Belum habis
rasa takjubnya, dari sudut gua terdengarlah sebuah suara yang besar, “janganlah
takut gadis rupawan! Meskipun aku berwujud buaya, sebenarnya aku adalah manusia
sepertimu juga. Aku dikutuk menjadi buaya karena perbuatanku dulu yang sangat
jahat. Namaku dulu adalah Somad, perampok ulung di Sungai Tulang Bawang. Dulu
aku selalu merampok setiap saudagar yang berlayar disini. Semua hasil
rampokanku kusimpan dalam gua ini. Kalau aku butuh makanan maka harta itu
kujual sedikit di pasar desa tepi sungai. Tidak ada seorangpun yang tahu bahwa
aku telah membangun terowongan di balik gua ini. Terowongan itu menghubungkan
gua ini dengan desa tersebut.”

Tanpa
disengaja, si buaya
perompak tersebut
sudah membuka rahasia gua tempat kediamannya. Secara seksama Aminah menyimak
dan mengingat keterangan berharga itu. Buaya itu selalu memberinya hadiah
perhiasan. Harapannya adalah agar Aminah mau tetap tinggal bersamanya. Namun
keinginan Aminah untuk segera kembali ke kampung halamannya makin menjadi-jadi.


Pada suatu hari, buaya perompak tersebut sedikit lengah. Ia tertidur dan
meninggalkan pintu guanya terbuka. Si Aminah pun keluar sambil
berjingkat-jingkat. Di balik gua itu ditemukannya sebuah terowongan yang sempit.
Setelah cukup lama menelusuri terowongan itu, tiba-tiba ia melihat sinar
matahari. Betapa gembiranya ia ketika keluar dari mulut terowongan itu. Disana
Aminah ditolong oleh penduduk desa yang mencari rotan. Lalu Aminah memberi
mereka hadiah sebagian perhiasan yang dibawanya. Aminah akhirnya bisa kembali
ke desanya dengan selamat. Ia pun selanjutnya hidup tenteram

2
doh mlah ngajak knalan -_- kasih jawaban dlu dong :v
skarng sapa namamu?:
heeeellllllllooooo.kmna sih ni anak??
:-O
aku okta

Jawabanmu

Jawaban paling cerdas!
2014-05-02T18:59:10+07:00
Pada suatu hari seorang anak permpuan bernama Aminah hilang dari kampungnya,dia dicari seluruh warga di kampungnya dan ternyata Aminah hilang tanpa mninggalkan jejak apapun.Aminah adalah gadis cantik yg rupawan&ternyata saat ia bangun dia terkejut sekali pada saat ia sudah ada di sebuah goa yg memiliki banyak perhiasan yg berkilauan.dia sadar ia sudah berada di dalam Sungai Tulang Bawang yg terkenal dengan buayanya yg sangat ganas.dia kembali terkejut tat kala melihat buaya yg bsa berbicara,tapi buaya itu menjelaskan bahwa ia seorang perampok yg dikutuk karena selalu mencuri harta saudagar kaya.Sang Buaya pun memberikan Aminah bberapa hartanya dan berharap agar Aminah tetap brsamanya.&ia brkata bahwa goa ini terhubung dengan desa.setelah bberapa lama sang buaya tertidur pulas yg lupa untuk menjaga Aminah agar tidak kabur.Aminah pun keluar scepat kilat dan bsa keluar dg slamat ygd bantu penduduk desa.sebagai rasa terima kasih ia memberikan bberapa hartnya kpd penduduk desa
1 5 1
2014-05-02T19:01:54+07:00
Pada jaman dahulu, sungai Tulang Bawang terkenal dengan keganasan buayanya. Sudah banyak orang yang hilang begitu saja di sana. Suatu hari, seorang gadis rupawan yang bernama Aminah juga hilang. Anehnya, sudah seluruh penduduk kampung itu mencarinya, tidak ada jejak yang tertinggal. Dan lama dari kejadian itu, Aminah pun tergolek di sebuah gua besar. Betapa terkejutnya dia saat menyadari gua itu berlimpahan harta, seperti permata, emas, intan, dan pakaian2 yang sangat mewah. Belum habis dari ketakjubannya, terdengar suara "Janganlah takut gadis rupawan, meski aku berwujud buaya, sebenarnya aku adalah manusia sepertimu juga. Aku dikutuk menjadi buaya karna perbuatanku yang amat keji. Namaku adalah Somad perampok ulung di sungai Tulang Bawang. Dulu aku sllu merampok saudagar yang berlayar di sini. Semua hasil rampokanku disimpan di sini. Tak ada seorangpun yg tahu kalau aku membuat terowongan di balik gua ini. Terowongan yg menghubungkan gua ini dengan desa." Kata buaya tersebut yang tak sengaja mengumbar rahasianya. Dan buaya itu selalu memberi gadis itu perhiasan dgn harapan dia mau tinggal bersamanya. Namun batin Aminah menolaknya, dia tetap saja mau kembali ke kampung halamannya. Sampai pada suatu hari, saat buaya tersebut tidur dan lengah membuka pintu guanya. Aminah pun kabur secara diam2. Dan di balik gua itu, terdapan sebuah terowongan yg sempit. Setelah cukup lama dia menelusurinya, akhirnya nampak cahaya matahari. Betapa gembiranya dia ketika keluar dari terowongan itu. Untungnya Aminah ditolong oleh penduduk esa yg sedang mencari rotan. Dan Aminah pun memberi mereka perhiasan sbg hadiah. Aminah jg bisa kembali ke desa dan hidup tentram selamanya.