Jawabanmu

2014-04-30T11:22:51+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

√ó
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
1.Klasifikasi perjanjian dilihat dari segi pihak-pihak yang mengadakan perjanjian
a) Perjanjian antar negara,.
b) Perjanjian antar negara dengan subyek hukum internasional lainnya
c) Perjanjian antara subyek hukum internasional

2. Klasifikasi perjanjian dilihat dari para pihak yang membuatnya.
a) Perjanjian bilateral,
b) Perjanjian multilateral

3. Klasifikasi perjanjian ditinjau dari bentuknya
a) Perjanjian antar kepala negara (head of state form).
b) Perjanjian antar Pemerintah (inter-Government form).
c) Perjanjian antar negara (inter-state form),

4. Perjanjian dilihat dari proses/tahap pembentukannya.
a) Perjanjian yang diadakan melalui tiga tahap pembentukannya
b) Perjanjian yang melewati dua tahap pembentukan,

5. Klasifikasi perjanjian dilihat dari sifat pelaksananya.
a) Dispositive treaties (perjanjian yang menentukan)
b) Executory treaties

6. Klasifikasi dari segi struktur.
a) Law making treaties merupakan perjanjian internasional
b) Treaty contracts (perjanjian yang bersifat kontrak),
2014-04-30T11:48:58+07:00
Penggolongan atau klasifikasi perjanjian internasional :
a. Menurut Subjeknya
1) Perjanjian antarnegara yang dilakukan oleh banyak negara yang merupakan subjek hukum internasional.
2) Perjanjian internasional antara negara dan subjek hukum internasional lainnya, seperti antara organisasi internasional Tahta Suci (Vatican) dengan organisasi MEE.
3) Perjanjian antarsesama subjek Hukum Internasional selain negara, seperti antara suatu organisasi internasional dan organisasi internasional lainnya. Contoh: Kerja sama ASEAN dan MEE.

b. Menurut Isinya
1) Segi politis, seperti Pakta Pertahanan dan Pakta Perdamaian. Contoh: NATO, ANZUS, dan SEATO.
2) Segi Ekonomi. seperti bantuan ekonomi dan bantuan keuangan. Contoh: IMF, IBRD, dan sebagainya.
3) Segi hukum, seperti Status Kewarganegaraan (Indonesia, RRC), Ekstradisi, dan sebagainya.
4) Segi batas wilayah, seperti laut teritorial, batas alam daratan, dan sebagainya.
5) Segi Kesehatan, seperti masalah karantina, penanggulangan wabah penyakit AIDS, dan sebagainya.