Jawabanmu

2014-04-28T16:20:24+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Contoh sikap positif dalam pelaksanaan kedaulatan rakyat di lingkungan sekolah adalah: 
1. Melaksanakan pemilihan ketua kelas secara terbuka dan tertib. 
2. Menerima dengan lapang dada jika calon ketua yang kita ajukan ternyata kalah. Dan siap menerima dalam melaksanakan tugas yang diberikan oleh ketua dengan penuh rasa tanggung jawab. 
3. Melaksanakan kegiatan pemilihan ketua osis dengan tertib, terbuka dan penuh lapang dada. 
4. Dalam setiap musyawarah kita bisa menerima kritik dan saran serta pendapat orang lain yang lebih baik. 
5. Menerima dan melaksanakan tugas-tugas sekolah yang telah ditetapkan dari hasil musyawarah Antara siswa dengan sekolah 

Dan masih banyak lagi yang sejenis. Silahkan Anda mengembangkan sendiri. 
Contoh lagi : diadakannya PEMILU, adanya dewan perwakilan rakyat, dll.

Semoga Membantu :)
2014-04-28T16:22:20+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Pelibatan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan.
Partisipasi dan aspirasi rakyat tersalurkan.
 Pemilu sebagai sarana pemilihan wakil-wakil rakyat dan perwujudan demokrasi, bukan hanya sebuah slogan kosong.
 Dalam Pemilu rakyat bukan berpartisipasi.
Kondisi berbangsa dan bernegara sesuai dengan asas dan prinsip demokrasi. Perbedaan pendapat bukan dianggap hal yang tabu.
 Orang yang mempunyai pandangan yang berbeda dengan penguasa jangan dianggap sebagai "Musuh Negara", "Merongrong Kekuasaan", "Mengganggu Stabilitas Nasional"