Jawabanmu

2014-04-27T15:16:11+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Negoisasi antara wakil karyawan dan wakil perusahaan
1. Wakil karyawan : Selamat sore, Pak.
2. Wakil perusahaan : Selamat sore. Mari, silakan duduk.
3. Wakil karyawan : Ya, terima kasih.
4. Wakil perusahaan : Saya, Hadi Winoto, wakil dari perusahaan. Anda siapa?
5. Wakil karyawan : Saya Suparmin, yang dipercaya teman-teman untuk menemui pimpinan.(Mereka bersalaman)
6. Wakil perusahaan : Sebenarnya, apa yang terjadi? Semua karyawan di perusahaan ini melakukan demonstrasi. Kalau begini caranya, perusahaan bisa bangkrut dan karyawan bisa di-PHK.
7. Wakil karyawan : Tidak ada apa-apa, Pak. Kami hanya ingin memperbaiki nasib dan hidup layak. 
8. Wakil perusahaan : Maksudnya?
9. Wakil karyawan : Ya, pasti Bapak tahu. Kami, karyawan, sudah bekerja keras demi perusahaan. Tetapi, kami merasa kurang mendapatkan imbalan yang pantas. Kami tidak dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari hanya dengan uang Rp2.000.000,00 sebulan. Paling tidak, kami menerima upah sebesar Rp3.000.000,00.
10. Wakil perusahaan : Itu tidak mungkin. Perusahaan sudah menanggung beban terlalu berat. Listrik naik, bahan bakar naik, dan biaya operasional lain juga naik. Kenaikan UMP (upah minimum provinsi) belum bisa naik sekarang.
11. Wakil karyawan : Kalau begitu, kami tetap akan melakukan aksi mogok kerja sampai tuntutan kami dipenuhi.138 Kelas X Bahasa Indonesia Ekspresi Diri dan Akademik 139
12. Wakil perusahaan : Tidak boleh demikian. Kita harus mencari jalan tengah.
13. Wakil karyawan : Lalu, bagaimana?
14. Wakil perusahaan : Saya akan mengusulkan kenaikan tersebut kepada direksi. Perusahaan hanya mampu menaikkan UMP sampai Rp2.400.000,00. Tidak lebih dari itu. Anda sendiri tahu bahwa pada situasi global ini perusahaan mana pun mengalami kesulitan.
15. Wakil karyawan : Tidak bisa, Pak. Ini kota Jakarta, Pak. Semua harus dibeli dengan uang. Ya, tolong diusahakan bagaimana caranya agar kami dapat hidup layak. Paling tidak kami menerima gaji sebesar Rp2.800.000,00.
16. Wakil perusahaan : Nanti saya akan mengusulkan ke direksi sebesar Rp2.600.000,00.
17. Wakil karyawan : Tapi, usahakan lebih, Pak. Kami akan bekerja lebih keras lagi.
18. Wakil perusahaan : Baiklah, akan saya coba. Tolong kendalikan teman-teman karyawan dan sampaikan kepada mereka mulai besok semua karyawan harus masuk kerja kembali. Karyawan yang mogok kerja akan kena sanksi.
19. Wakil karyawan : Baik, Pak. Terima kasih. Boleh saya keluar?
20. Wakil perusahaan : Ya, silakan.
21. Wakil karyawan : Ya, terima kasih. Selamat sore.
22. Wakil perusahaan : Selamat sore.(Mereka bersalaman)
selain yang itu ada lagi ngga? hehe
maaf yang aQ punya cuman itu,,.
oke gpp
iya sama-sama
2014-04-27T15:18:09+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Si Merah Tak Dapat Si Hitampun Jadi

Penjual            : “Selamat datang, silahkan duduk.”
 Pembeli           : “Terima kasih.”
Penjual            : “Ada yang bisa saya bantu?”
 Pembeli           : “Saya ingin beli laptop.”
 Penjual            : “Ingin laptop merk apa mbak?”
 Pembeli           : “Yang bagus itu merek apa mbak ?”
 Penjual          : “Begini mbak, kalau masalah bagus tidaknya itu relatif mbak. Semua merek ada kelebihan dan juga ada kekurangannya.”
 Pembeli           : “Ohh, begitu.” Penjual            : “Tetapi sekarang yang paling laris itu Acer mbak.”
Pembeli           : “Saya boleh lihat yang Acer?”
 Penjual            : “Iya, sebentar saya ambilkan dahulu.”
 Pembeli           : “Iya.”
 Penjual            : “Ini mbak, silahkan di coba dahulu.”
Pembeli           : “Fasilitasnya apa saja mbak ?”
 Penjual           : “Ada wifi, bluetooth, memory 2 GB, monitor 14” dan masih banyak lagi.”
 Pembeli           : “Warnanya ini hanya hitam saja mbak?”
 Penjual            : “Kalau ini ada warna coklat, putih, merah, sama hitam ini mbak.” Pembeli           : “Saya mau lihat yang merah mbak, soalnya saya suka warna merah."
 Penjual            : “Maaf mbak, yang warna merah lagi habis stoknya, mungkin besok datangnya.”
 Pembeli            : “Kalau sekarang adanya warna apa saja mbak ?”
Penjual             : “Kita punya warna coklat sama hitam.”
Pembeli            : “Saya lihat yang coklat dulu mbak.”
 Penjual             : “Iya, saya ambilkan dulu.”
Pembeli            : “Iya.”
 Penjual             : “Ini mbak, silahkan.”
Pembeli           : “hitam sama coklat bagus mana mbak?”

 Penjual            : “Tergantung selera mbak, kalau hitam itu sudah biasa, tapi kalau coklat itu jarang orang punya.”
Pembeli           : “Saya pilih hitam saja mbak.”
 Penjual            : “Oh iya.”
Pembeli           : “Harganya berapa mbak?”
 Penjual            : “Kalau yang ini harganya Rp 4.000.000,00.”
Pembeli           : “Tidak ada diskon mbak ?”
Penjual            : “Kebetulan kita lagi ada promo untuk merek Acer ada spesial diskon 5%, jadi harganya tinggal Rp 3.800.000,00.”
 Pembeli           : “Tidak bisa turun lagi mbak ?”
 Penjual            : “Tidak bisa mbak. Ini bisa di kredit  mbak, angsuran 8 X dalam  5 bulan.”
 Pembeli           : “Rp 3.500.000,00 gimana mbak ?, cash.”
 Penjual            : "Di tambahin lagi mbak!" Pembeli           : "Saya tambahin Rp 50.000,00 gimana ?"
 Penjual            : "Tetap tidak bisa mbak, begini saja saya kasih  Rp 3.700.000,00, itu sudah turun banyak lho mbak."
 Pembeli           : "Gak bisa ditambahin lagi mbak diskonnya ?"
Penjual            : "Gak bisa mbak, nanti kalau ditambahin terus bos saya marah mbak, ini bukan punya saya kalau punya saya, saya kasih mbak segitu."

 Pembeli           : “Ya sudah saya setuju Rp 3.700.000,00.”
 Penjual            : “Saya buatkan notanya dulu mbak.”
 Pembeli           : “Iya.”
Penjual            : “Ini notanya mbak,silahkan tanda tangan disini. Ini juga ada garansinya 1 tahun, jadi kalau ada masalah dengan laptopnya bawa saja kesini.”
 Pembeli           : “Oh iya, ini uangnya.”
 Penjual            : "Terima kasih. Ini mau diantarkan kerumah atau dibawa langsung?" Pembeli           : "Saya bawa langsung saja mbak."
 Penjual            : "Oh iya."
 Pembeli           : “Selamat siang.”
 Penjual            : “Selamat siang.”
punya teks negosiasi tentang perusahaan ngga?