Jawabanmu

2014-04-27T13:57:05+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
TeksDialogNegosiasi antara pengusaha dan pihak bank
Pengusaha :selamat pagi pak …
Pihakbank : pagi , mari silakan duduk .
Pengusaha :terima kasih pak , perkenalkan saya sultonis aya adalah pengusaha tenun tradisional .
Pihakbank :ada keperluan apa ?
Pengusaha :saya ingin mengembangkan usaha saya , maka dari itu saya ingin mengajukan usulan kredit uang di bank iniPihakbank : oh…… emangnya barapa besar kredit yang anda ingnkan ?
Pengusaha : 200 juta pak

Pihakbank :wah itu terlau besar pak , bank kami tidak dapat mengabulkan ajuan bapak
Pengusaha :tapi saya membutuhkan uang sebesar itu pak .
Pihakbank :tapi itu terlalu besar pak , bagaimana kalau 100 juta saja .Pengusaha :tidak bisa pak , karena biaya modal dan biaya bahan baku yang saya butuhkan sekitar 200 juta .
Pihak bank :bagaimana kalau 120 juta .
pengusaha :itu terlalu kecil pak , bagaimana kalau 150 jta .pihak bank : emm , baiklahk alau 150 juta , mungkin kami akan mengusahaannya anda tinggal membuat proposal saja .
pengusaha :usahakan secepatnya pak , saya akan mengirimkan proposalnya secepatnya .
pihak bank : baiklah saya akan usahakannya
pengusaha : terimakasih ya pak .pihak bank : baiklah sama-sama …pengusaha :saya permisi pulang dulu pak …..  

Teks monologPada  suatu hari pak sultoni datang kesuatu bank ,iaingin mengusulkan kredit pinjam uang sebesar 200 juta . Namun pihak bank menolak karena kredit yang ia ajukan terlalu besar .Sehingga terjadilah tawaran diantara mereka .Setelah itu nominal yang dis etujui sebesar 150 juta ,lalu pak suton pun berpamitan untuk pulang

semoga membantu ^_^
2014-04-27T13:59:53+07:00
Jual Beli Kamera  

   Pada siang hari, Nur menghubungi Dila untuk menanyakan kebenaran informasi mengenai penjualan kamera. Nur berencana untuk pergi ke rumah Dila pada pukul 15.00 untuk melakukan negosiasi dan melihat secara langsung kamera yang dijual Dila melalui online. Sesampainya di rumah Dila, Nur mengucapkan salam dan Dila membukakan pintu rumahnya. Setelah itu, Nur menjalaskan maksud dan tujuan Nur datang ke rumah Dila.
   
     Mereka membicarakan tentang kondisi kamera dan mencoba menggunakan kamera tersebut. Ternyata, kamera tersebut masih bagus. Baik kondisinya maupun kualitas gambarnya.
   
       Setelah itu, mereka melakukan transaksi tawar -menawar  (negosiasi) barang tersebut. Dila mematok harga Rp. 700.000. namun, Nur menolak hingga terjadi suatu kesepakatan dengan harga Rp.550.000.
   
         Karena mereka sudah deal, Dila memberikan kameranya kepada Nur, dan sebaliknya Nur memberikan uang tunai sebesar Rp. 550.000 kepada Dila. Setelah itu, transaksi selesai dan Nur pamit untuk pulang.