Jawabanmu

2014-04-27T11:33:15+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
"Gempa Bumi dan Tsunami"
Diantara malam yang menyelimuti.
Tenang dan damai terasa hati.
Namun hati kembali tergugah.
Mendengar negara Turki seakan musnah..

Goncangan 7,1 skala richter terjadi.
Sekian detik saja menyertai.
Namun lihatlah dampaknya.
Kerusakan dan kematian dimana-mana..

Kita tentu juga ingat beberapa bulan lalu.
Saat Jepang terkena bencana yang menyerbu..
Negara yang membanggakan kesiapannya.
Rata diguncang sekian menit saja..

Bumi kita memang seakan diam.
Namun menyimpan amarah yang terpendam.
Disaat dosa menumpuk diatasnya.
Alam bergerak selaksa murka..
Hanya beberapa menit saja.
Semua tak akan bisa lari dari hukuman-Nya..

Gempa yang mengguncang.
Dari gunung ditengah lautan.
Saat lingkup hati menjadi gamang.
Tsunami mengincar ketenangan..
Pertanda alam yang sudah renta.
Atau kita yang kian menumpuk dosa.
Mengihtiarkan jalan amanah Tuhan.
Namun tetap Saja tergoda rayuan syeta
Lantas apa yang akan terjadi.
Jika gempa bumi meratakan negri.
Siapkah kita menghadapinya.
Atau lari dari kenyataan yang ada..

Sadari wahai kawan.
Bumi ini adalah kepunyaan Tuhan.
Yang dititipkan kepada kita manusia.

1 5 1
2014-04-27T11:33:34+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
    Banjir
Sedikit demi sedikit kau mebanjiri kampungku
Dimulai dari datangnya hujan sampai berakhirnya hujan
Kampungku sudah terlelap banjir
Tak ada harapan lagi untukku
Untuk tingggal di kampung ini
Oh banjir..
Terima kasih atas kedatanganmu..
Karena, kita semua dapat bersyukur dan menyadari
Kesalahan diri sendiri...