Jawabanmu

2014-01-22T17:50:51+07:00
Seni Kriya di Afrika, cenderung memiliki etetika etnik, dimana estetika diambil dari tradisi dan kebudayaan yang berkembang disana, sebagian pihak menyebutkan bahwa estetikanya cenderung tradisional. Sama Seperti di Indonesia, Estetika Kriya di Afrika umumnya menggunakan warna warna yang dpt dengan mudah digunakan di alam, dengan memiliki fungsi yang kurang lebih dikaitan pada kebudayaan setempat, seperti Upacara Kematian, pernikahan, kelahiran, dll.

Gaya estetikanya biasanya simbolis, penyederhanaan bentuk, dll.

Kriya di amerika terpengaruh pada gaya estetika modern, dengan melibatkan desain dan tidak terlalu terpengaruh pada tradisi ataupun estetika tradisional :) dalam kata lain, tidak memiliki kerangka yang benar benar mengekang, bahkan sebagian karya kriya telah mendekati fineart, yang tak hanya mengedepankan fungsi saja.
1 4 1