Jawabanmu

2014-04-25T15:22:57+07:00
Hari ini aku berkunjung ke rumah nenek di desa Lamungan, di kota Lampung. Aku ke sana bersama Ayah, dan mama ku. “Mah, sebentar lagi, sampai di rumah nenek ya?” Tanyaku. Mamaku tersenyum, lalu berkata, “Ya, sebentar lagi sampai” jawab mamaku. “Nah, itu rumah nenek!” Sambung mamaku kemudian. Aku segera turun dari mobil dan berlari ke arah nenek ku yang sedang duduk santai sambil ‘menyirih’ di teras rumahnya. (Menyirih adalah kegiatan memakan daun sirih). “Nenek!” Ucapku sambil memeluk nenek ku erat. “Lista, lama sekali kita tak bertemu” Jawab nenek ku dengan suara serak sambil mengelus rambutku. “Ayo kita masuk, nenek yakin kamu lelah sehabis dari perjalanan. Ajak juga Ayah mama mu” ucap nenek. Aku berbalik badan melihat ayah mama ku sedang membereskan barang bawaan. Aku memutuskan untuk membantu mereka, sambil berkata, “Ayo mah yah.. sini aku bantu. Kita diminta nenek masuk ke rumah” Kataku. “Ya ayo!” Balas mama dan ayahku.
aku dah baca ini ada yang lain lg ngak
Keesokan harinya,…
“Pagi ayah, mamah, nenek!” sapaku saat di meja makan. “Ya, pagi Lista” Balas nenek, ayah, dan mamaku kompak. “Kompak sekali… Prok prok prok” Ucapku. Semua yang ada di meja makan tertawa. Selesai makan, aku melihat anak kecil seperti seumuranku, yang terlihat sedari tadi memperhatikan aku makan. Aku menghampirinya. “Kamu siapa? Kenapa sedari tadi memperhatikan aku makan?” Tanyaku.
“Aku Nina. Aku memperhatikan kamu makan karena aku lapar, Mungkin dengan melihat mu makan, perutku bisa sedikit kenyang” Ucapnya dengan wajah sedih. “Sebentar ya!” aku lalu mengambil bungkus nasi, dan mengambil lauk pauk. Tak lupa aku membukuskan teh manis hangat. “Ini” Ucapku sambil memberikan sebungkus nasi dan teh hangat. Dia memakannya dengan sangat lahap dan tak tersisa. Aku tersenyum melihat itu. “Nama kamu siapa?” Tanyanya padaku.
“Namaku Lista” Jawabku. “Oh begitu. Oh ya Lista, aku punya tempat yang bagus untuk kamu lihat. kamu mau lihat?” Tanya Nina. “Hmmm, boleh! Yuk!” Balasku.
thanks
2014-04-25T16:12:30+07:00
Saat liburan saya beserta keluarga meluangkan waktu untuk berkunjung ke rumah nenek di jakarta. sepanjang perjalanan saya sangat menikmati perjalanan menuju kota jakarta. beberapa saat kemudian kami singgah untuk istrahat di sebuah kedai kecil di daerah ibu kota pemandangan disana jauh berbeda dengan kota kelahiranku Banjarmasin, di Jakarta semuanya sudah maju berbeda dengan kota dimana aku tinggal, aku dan ayah ibuku sempat takjub akan kemewahan dan keramaian di kota Jakarta sambil minum jus yang kusuka sampai beberapa menit kemudian kami melanjutkan perjalangan menuju rumah nenek. sekitar 3 jam lebih kami tiba di kediaman nenek .keluarga di sana pun menyambut kami dengan bahagia. Setelah tiba di sana aku segera menuju kolam renang nenekku,sambil berenang aku memikirkan betapa menyenangkannya tinggal di tempat nenek,kemudian aku masuk kamar yang disediakan nenek special untukku,kamar itu sangat megah lalu aku menghempaskan diri kekasur yang empuk dan nyaman itu. Setelah pagi hari tiba saya diajak kakak sepupu saya berpergian ke mall, kami membeli beberapa baju dan aksesoris yang bertemakan kota Jakarta. Tiga  hari kemudian ayah dan ibu membeli tiket pesawat untuk kembali ke kota,ayah bilang kalau kita harus pulang ke kota karena ada urusan pekerjaan. Aku sedih ketika ayah mengatakan hal itu padaku, padahal aku masih ingin berlama-lama tinggal di rumah nenek. Dan hari itupun tiba, aku dan ayah ibu berpamitan dengan nenek. Nenek sempat tidak mengijinkan ku pulang, tapi karena ayah mengatakan pada nenek kalau aku akan mengikuti UAN, nenekpun melepasku pergi. Aku dan ayah ibu pulang dengan menaiki taksi menuju bandara,setelah sampai di kota Banjarmasin aku menelpon nenek dan mengatakan “aku sangat bahagia nek, aku bisa tinggal di rumah nenek,nanti kalau ada kesempatan aku sama ayah ibu pasti akan kerumah nenek lagi”. Nenekpu begitu juga.. Tapi setelah beberapa minggu kemudian aku mendapat kabar kalau nenekku sudah meninggal. Aku sangat sedih karena aku tidak dapat menepati janjiku akan datang lagi kerumah nenek.selamat tinggal nenek aku akan selalu menyayangi nenek selamanya.   Pengalaman ini merupakan pengalaman terindah ku bersama nenek.  
7 3 7