Jawabanmu

2014-04-25T13:08:32+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Ayu            : “Ah, akhirnya sampai juga di sekolah.” Bijak           : “Memang kenapa baru sampai?” Ayu            :  “Aku bangun kesiangan karena tadi malam mengerjakan PR Bahasa Indonesia sampai larut” Bijak           : “Apa ada PR Bahasa Indonesia?” sambil terkejut. Ayu            : “Ada, PR untuk menganalisis jenis kalimat berpredikat verba. Kamu sudah mengerjakannya?” Bijak           : “Astaga, aku benar-benar lupa.” Ayu            : “Kenapa bisa lupa? Hari ini harus sudah selesai.” Bijak           : “Tadi malam, aku sibuk menyiapkan peralatan praktikum Biologi. Aku kelelahan seharian    mencari jangkrik.” Ayu            : “Oh ya. Kelompokku juga belum ada yang membawa jangkrik.” Bijak           : “Siapa yang ditugaskan membawanya?” Ayu            : “Aku sendiri.” Bijak           : “Kamu akan mencari di mana sekarang?” Ayu            : “Belum tahu. Bagaimana kalau aku minta beberapa ekor jangkrik milikmu?” Bijak           : “Enak saja. Aku sudah berjuang seharian mencari si jangkrik-jangkrik ini hingga melupakan PR Bahasa Indonesiaku.” Ayu            : “Begini saja. Kamu menyalin PR yang telah aku kerjakan, tapi dengan syarat kamu harus memberikan beberapa jangkrikmu kepadaku” Bijak           : “Bagaimana ya? Sebenarnya aku tidak rela memberikan jangkrik ini kepadamu.” Ayu            : “Kenapa tidak rela. Kamu dapat salinan PRku dan aku mendapat beberapa jangkrik darimu. Aku juga lelah menyelesaikn PR ini hingga berangkat kesiangan.” Bijak           : “Baiklah. Ini beberapa jangkrik untukmu. Mana PR mu?” Ayu            : “Ini PRku. Jangan sampai kamu rusak.” Bijak           : “Oke, beres.” Ayu            : “Nanti kembalikan ke mejaku lagi ya!” Bijak           : “Tenang saja.”