Jawabanmu

2014-04-25T11:30:36+07:00
Masih dapat ku sapa mentari
penghias indah pagi ini

tergolek menatap tirai jendela
seberkas rona jingga telah menyapa

ada sepotong kenang yang tertelan
diantara serak kertas di peraduan

tersenyum pada embun yang bertandang di dedaunan
suara prenjak bertengger di dahan mangga

bercerita tentang menit menit pagi yang akan pergi
mengantar siang ke pelukan senja di balik perigi

dan aku
masih menunggu pelangi menghampiri
membawakan selendang bidadari
mengajak terbang dan menari

jika esok masih tersisa nafas
ku akan melukis wajahMu dengan putih puisiku...

2014-04-25T11:32:23+07:00
Entah telah berapa lama aku tak menyapa Langit.... 
Apa kabarnya disana??
Sudah bertahun-tahun ingatku tentang bintang kadang datang kadang pergi
Sudah sejak itu pula harapku untuk melukis langit
hingga tergores ke bumi kubekukan di satu titik embun..

Aku tak ingin mengepakkan sayapku diantara jutaan bintang dan hiasan puncak langit..
Tak pula aku mau mengait dan menarik bintang itu lagi..
Telah luluh dan hancurkan goresan jemariku..

Aku tak tau kapan aku bisa Terbit lagi, saat Fajar dan Senja tiba...
Menjadi mentari yang menghangatkan di siang hari
Menjadi bulan yg memeluknya saat angin malam menghembus nafasnya...

..........
Dulu pernah dirimu ucap terimakasih
saat hangat disiang dan damai diwaktu malam

Jembatan bidadari yg kau bangun perlahan sirnakan damai dan kehangatan langit
Awalnya tak sempurna, namun bergetar ada yg tercipta...
Diam-diam menyayat mentari dan bulan yg kuadakan untuk langit..

Goresanku pun tak mampu obati sayatan itu,
relungku sudah enggan menyapa jemari ini, tak lagi ingin berteriak2

Kalau saja ada Bintang lagi, entah saat siang atau malam entah aku mampu mengulang lagi??