Susunlah kalimat-kalimat berikut ini menjadi sebuah teks cerita
susunlah kalimat-kalimat berikut ini menjadi sebuah teks cerita cerita pendek!

“Apa!” teriak ketua semut dengan terkejut. [..]

“Baiklah, sekarang setelah lagu tersebut telah kamu selesaikan pada musim panas, saatnya kamu menari!” [..]

“Selama ini apa saja yang kamu lakukan sepanjang musim panas?” [..]

Belalang sadar bahwa hidup tidak hanya mementingkan keinginannya saja tanpa menyiapkan bekal dirinya untuk hidup.
[..]


































Semut tersebut kemudian mengangkat bahunya karena merasa gusar. [..]

Kemudian semut-semut tersebut membalikkan badan dan melanjutkan pekerjaan mereka tanpa memedulikan sang belalang lagi. [..]

Belalang itu merenungi hidupnya yang hanya mementingkan keinginannya menciptakan lagu. [..]

“Saya sangat sibuk membuat lagu, dan sebelum saya sadari, musim panas pun telah berlalu.” [..]

“Tidakkah kamu telah mengumpulkan dan menyiapkan makanan untuk musim dingin yang akan datang ini?“ [..]

"Membuat lagu katamu ya?” kata sang semut.
[..]

“Saya tidak mempunyai waktu untuk mengumpulkan makanan,” keluh sang Belalang. [..]

Saat itu, seekor belalang yang kelaparan, dengan sebuah biola di tangannya,
datang dan memohon dengan sangat agar keluarga semut itu memberikan sedikit makan untuk dirinya. [..]

Ada saatnya untuk bekerja dan ada saatnya untuk bermain. [..]

Semut-semut itu mengumpulkan makanan, mengeringkan butiran-butiran gandum, mengumpulkannya di suatu tempat selama musim panas. [..]

Pada siang hari di akhir musim gugur, satu keluarga semut sedang beristirahat setelah bekerja keras sepanjang musim panas. [..]

Belalang pun pergi dari tempat semut yang sibuk bekerja mengumpulkan makanan. [..]

Belalang kemudian mencoba mencari makanan untuk disimpan di musim dingin.
[..]

1

Jawabanmu

2014-04-24T22:08:10+07:00
1. Pada siang hari di akhir musim gugur, satu keluarga semut sedang beristirahat setelah bekerja keras sepanjang musim panas
2.
Saat itu, seekor belalang yang kelaparan, dengan sebuah biola di tangannya, datang dan memohon dengan sangat agar keluarga semut itu memberikan sedikit makan untuk dirinya.
3.
Apa!” teriak ketua semut dengan terkejut.
4.
“Selama ini apa saja yang kamu lakukan sepanjang musim panas?”
5.
“Saya sangat sibuk membuat lagu, dan sebelum saya sadari, musim panas pun telah berlalu.”
6.
"Membuat lagu katamu ya?” kata sang semut.
7.
Kemudian semut-semut tersebut membalikkan badan dan melanjutkan pekerjaan mereka tanpa memedulikan sang belalang lagi
8. Semut-semut itu mengumpulkan makanan, mengeringkan butiran-butiran gandum, mengumpulkannya di suatu tempat selama musim panas.