Jawabanmu

2014-04-24T20:56:20+07:00
Contoh Teks Negoisasi Jual Beli Sepeda            Pada jam 09.00  pagi Hanif menghubungi Widi untuk menanyakan kebenaran informasi tentang sepeda yang dijual oleh Widi. Dalam percakapan tersebut Widi meminta saudari Hanif untuk bertemu secara langsung pada pukul 14.00 di taman kuliner Lezat untuk melakukan negosiasi jual beli sepeda sekaligus melihat sepeda yang dijual oleh saudari Widi secara langsung. Pukul 14.00 tiba, Widi dan Hanif pun memenuhi janji untuk bertemu.   Pembeli     : Selamat sore mbak.   Penjual      : Selamat sore,  dengan saudari Hanif ? Pembeli     : Benar mbak, saya Hanif  yang menghubungi mbak pagi tadi. Penjual      : Baiklah, Langsung ke inti nya saja, apa benar Anda tertarik dengan sepeda                     yang di iklankan di Toko Bagus itu? Pembeli     : Betul mbak, dari foto yang ditampilkan di Toko Bagus, saya                     tertarik ingin memlihat fisik asli sepeda tersebut secara dekat, karena                     berdasarkan foto yang saya lihat, kelihatannya sepeda mbak masih dalam                     keadaan baik dan baru. Penjual     :  Ohh itu betul sekali , sepeda itu baru saya beli sekitar 1 tahun yang lalu,                    dan kondisinya masih bagus, saya menjualnya karena sepeda ini sudah                     jarang saya pakai Pembeli    :  Mengapa Anda  speda ini jarang anda pakai? apakah sepeda ini                     rusak ? Penjual     : oh tidak, saya tidak memakai sepeda ini karena saya memiliki sepeda                    motor. Pembeli    : Oh begitu mbak, kalau begitu bisa saya lihat sepeda itu sekarang? Penjual     : Bisa, mari kita menuju ke parkiran Pembeli    : Mari Pejual       : Nah ini sepedanya, masih bagus bukan? Pembeli    : Iya mbak, persis seperti di foto  warnanya masih mengkilat seperti baru. Penjual     : Tentu saja, karena sepeda ini selalu saya rawat. Pembeli    : Sangat menarik sekali sepeda ini mbak, bolehkah saya mencobanya. Penjual     : oh iya , silahkan. Pembeli    : Terimakasih mbak. ( Langsung mengkayuh sepedanya ) Penjual     : (Setelah saudari Hanif selesai mengecek sepeda tersebut). Bagaimana?                    mbak nyaman bukan? Pembeli    : iya mbak, bicara mengenai barang kan suadah jelas ni mbak, bagaimana kalau                          harga yang mbak  tawarkan? Pembeli    : Bicara mengenai sepeda ini kan sudah jelas mbak, sekarang berapa harga                    yang Anda tawarkan untuk sepeda ini? Penjual    : Untuk masalah harga, setelah saya cari informasi dari berbagai                   sumber mengenai harga sepeda Polygon Slimm, saya mematok harga Rp                    2.500.000. Pembeli   : Waaah, harganya cukup tinggi ya mbak. Penjual    : iya itu sesuai dengan kondisi sepedanya mbak, itu harga yang saya                   Tawarkan. Sekarang berapa haraga yang Anda tawarkan? Pembeli   : bagaimana kalau saya menawar seharga 1.800.000 ? Penjual    : Waahh, itu terlalu rendah.Saudarikan sudah tahu kondisi sepeda ini. Jadi                  saya rasa tawaran dari saudari Hanif jauh dibawah harga standarnya. Pembeli   : jika dilihat dari keadaan sepeda, keadaan nya masih bagus, tapi anggaran                   saya hanya segitu mbak, bagaimana kalau saya naikkan 100.000 mbak ? Penjual    : Kalau segitu , saya belum bisa melepas sepeda ini. bagaimana kalau saya                   beri pilihan, kalau saudari Hanif benar-benar menginginkan sepeda ini,                   saya bisa memberi waktu 1 minggu untuk melunasi. Bagaimana saudari                   Hanif ? Pembeli   : Alternatif yang bagus mbak. Sebenarnya saya memang tertarik dengan                  sepeda ini. Tapi masalah harga yang belum sesuai. Bagaimana kalau saya                  naikan menjadi1.950.000 mbak? Penjual    :  Begini saja saudari Hanif, sepeda ini akan saya lepas dengan harga                   2.000.000, itu sudah saya kurangkan 500.000. Jika dibawah harga ini,                   saya tidak bisa melepas sepeda ini. Jadi bagaimana mbak? Pembeli   :  Baiklah mbak saya setuju, tetapi pembayarannya sesuai dengan                   alternatif yang telah disepakati tadi. Penjual    : Baiklah saudari Hanif. Jadi pembayarannya tunai atau bagaimana? Pembeli   : Pembayarannya separuh tunai disini, dan separuhnya lagi jika sepeda telah                  saya terima, Bagaimana mbak? Penjual    : Baiklah saudari Hanif,Silahkan tanda tangan disini ( sambil mengajukan                  surat  jual beli ). Terimakasih saudari Hanif, senang bekerja sama dengan                  anda, semoga beruntung dengan sepeda ini. Pembeli  : Terimakasih kembali mbak, saya juga merasa senang bekerja sama dengan                  Anda. baiklah mbak, saya tunggu kedatangan sepeda ini,  ini alamat rumah                  saya ( sambil menunjukan alamat rumah ). Penjual   : Baiklah saudari Hanif,hati   -hati di jalan. Pembeli  : Sekali lagi terimaksih mbak, dan selamat sore. Penjual   : Sama – sama saudari Hanif. Selamat sore.