Jawabanmu

2014-04-24T18:29:30+07:00
Sampai di manakah perahu kertas melaju
ketika senja mengirim muram
melepas siang yang kian meremang

Perahu kertas makin berguncang
dihempas gelombang, diayun bimbang
pengembaraannya pun terasa kian gamang
kar’na dihadapkan pada getir kenyataan
saat tubuh rapuhnya mulai basah dan pecah
sementara waktu tak memberinya kesempatan ’tuk berbenah
hingga membuatnya harus menyerah dan pasrah

Maka saat gelap makin merayap
dan sunyi kian mendekap
sebelum dirinya benar-benar lenyap
dalam diam ia pun berucap:
kini harus ku kubur segenap harap
di dalam senyap
tanpa tangis
tanpa ratap


2014-04-24T18:31:51+07:00
AKU INGIN MEMANGGIL HUJAN
Aku ingin memanggil hujan. Semoga masih ada sedikit waktu untuk menghapus dahagaku. Haus aku pada kata-katamu, pada tangismu, pada tawamu. Dan segala apapun yang kau lagukan untukku.Aku ingin memanggil hujan. Seperti malam itu, saat kau mengirim air matamu. Saat kata-kataku mencoba mengusap pipimu, mengusap punggungmu, mendekap tubuhmu. Dan segala apapun yang menjadi tenangmu.
Aku ingin memanggil hujan.
Sapalah sepiku: Kau!