Jawabanmu

2014-04-24T10:58:14+07:00
Daftar /Data Pemilih Potensial(DP4) telah diberikan oleh Dinas kependudukan dan catatan sipil kepada KPU/KPUD dan KPUD telah mendistribusikan nya kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan PPK telah mendistribusikannya kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan tentunya pulaPPS telah membentuk Petugas Pemutakiran Data Pemilih(PPDP/Pantarlih) , yang bertugas mendata/penelitiaan dan pencocokan (coklit) para pemilih dengan cara mendatangi rumah rumah yang ada di wilayahnya (per RT) dengan cara mewancara dan memastikan keberadaan pemilih dan hasil koreksi /perbaikan data/daftar kebenaran pemilih tsb disampaikan kembali PPDP  kepada Panitia Pemungutan Suara dan di teliti kembali pencoretan dan penambahan data pemilih baru dengan cara diinput ke sebuah program(soft copy) dan hard copy difhotocoy , 4 rangkap(PPDP,PPS,PPK,KPUD) ,karena ini lah hal yang paling Krusial dari proses terbentuknya DPT .Setelah itu data Data hasil coklit PPDP ,ditetapkan melalui sidang Pleno ketetapan DPS di PPS yang berupa data/daftar itu sendiri dan rekapitulasinya dan dihadiri oleh Panwas dan Perwakilan Partai Politik , selanjutnya dikoreksi di PPK dan ditetapkan di PPK dan kembali di koreksi dan ditetapkan di KPUD dan KPU setelah itu di kembalikan kembali untuk diumumkkan di PPS . berupa DPS ,Dan DPS ini dikoreksi /diumumkan lagi dengan nama Daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP )dan DPHSP ini pun yang akan dikoreksi dengan tempo waktu tertentu, dan ditetapkan lewat sidang ketetapan di PPS  yang berupa perbaikan terhadap DPS terus ke PPK dan sampai ke KPUD/KPUsehingga melahirkan DPT yang tidak bisa diganggu gugat ,inilah Proses akhir dari pendataan para pemilih yang sah  .adapun DPS ini telah dijadwal sejak 11-24 juli 2013, dan sekarang telah memasuki proses DPSHPItulah gambaran singkat tentang proses lahirnya Daftar Pemlih Tetap yang selalu menimbulkan kegaduhan Nasional . yang biasanya dikompori oleh  Partai politik .yang tidak pernah mau mengawal dari awal proses lahirnya data/Daftar Pemilih tetap ini .dan berkoar koar jika terjadi kesalahan di DPT (pemilih ganda dan Tidak terdaftar) d sidang Pleno KPUpada  penetapan DPT .jika hal ini dari awal dikawal tentunya hal hal tsb bisa diminimalisir ,kerjasama antara KPU dan Partai Politik lah yang menentukan tinggi rendahnya riuh masalah DPT yang amburadul yang akan terjadi .Namun sayang Partai Politik sebagai user data tsb selalu saja menjadi biang kerok dalam masalah DPT ini ,tanpa adanya solusi yang aktif .Dan jika anda ingin mengetahui bahwa anda telah terdaftar atau belum sebaiknya anda cek di sini jika nama anda belum terdaftar sebaiknya ,anda mendatangi Panita Pemungutan Suara (yang ada di kelurahan/desa ) . jika tidak, tentunya anda jangan menyalahkan KPU ,jika nama anda nantinya tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih tetap DPHSP ,(DPT) yang biasanya 1 bulan lagi  akan di tetapkan DPHSP ,dan  DPHSP pun ditetapkan sebagai DPT .saya garis bawahi bahwa Daftar pemilih itu berbeda dengan daftar kependudukan yang ada di Dinas kependudukan dan Catatan Sipil ,ini harus disadari Partai Polik dan semua Lapisan masyarakat.
2014-04-24T14:36:34+07:00