1,buatlah 1 perumpamaan yang mampu menggambarkan persatuan dan kesatuan dalam negara indonesia!!
2.sebutkan tanda adanya persatuan dalam lingkungan keluarga
3. bagaimana hubungan manusia sebagai makhluksosial dan semangat persatuan
4. tulislah salah satu contoh kegiatan yang dapat meleburkan kebersamaan dalam masyarakat
5.bagaimana cara menyikapi perbedaan perbedaan yang ada dalam masyarakat

2

Jawabanmu

2014-04-24T08:28:25+07:00
1.Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh
2.Sepakat dengan hasil musyawarah
3.
Manusia mempunyai pengaruh penting dalam kelangsungan ekosistem serta habitat manusia itu sendiri, tindakan-tindakan yang diambil atau kebijakan-kebijakan tentang hubungan dengan lingkungan akan berpengaruh bagi lingkungan dan manusia itu sendiri.Kemampuan kita untuk menyadari hal tersebut akan menentukan bagaimana hubungan kita sebagai manusia dan lingkungan kita. Hal ini memerlukan pembiasaan diri yang dapat membuat kita menyadari hubungan manusia dengan lingkungan. Manusia memiliki tugas untuk menjaga lingkungan demi menjaga kelansungan hidup manusia itu sendiri dimasa akan datang.Menurut kodratnya, Manusia adalah makhluk sosial atau makhluk bermasyarakat, selain itu juga diberikan yang berupa akal pikiran yang berkembang serta dapat dikembangkan. Dalam hubungannya dengan manusia sebagai makhluk sosial, manusia selalu hidup bersama dengan manusia lainnya. Dorongan masyarakat yang dibina sejak lahir akan selalu menampakan dirinya dalam berbagai bentuk, karena itu dengan sendirinya manusia akan selalu bermasyarakat dalam kehidupannya. Manusia dikatakan sebagai makhluk sosial, juga karena pada diri manusia ada dorongan dan kebutuhan untuk berhubungan (interaksi) dengan orang lain, manusia juga tidak akan bisa hidup sebagai manusia kalau tidak hidup di tengah-tengah manusia. Tanpa bantuan manusia lainnya, manusia tidak mungkin bisa berjalan dengan tegak. Dengan bantuan orang lain, manusia bisa menggunakan tangan, bisa berkomunikasi atau bicara, dan bisa mengembangkan seluruh potensi kemanusiaannya. 
4.gotong royong, kegiatan tarang taruna, yang dipupuk dengn rasa kebersamaan pasti tidak akan ada perbedaan antar masyarakat.
5.Saling menghargai dan menghormati,
Kita harus dapat melihat konflik dalam perspektif kebhinekaan, bukan fanatisme, taklid dan emosional. Negara kita punya sejarah inklusivitas atas pluralitas yang begitu baik. Bila terus menerus menyikapi konflik dengan cara seperti mamalia liar, malulah kita pada anak cucu nanti.
no 5 nya mana jwbanya hehe
sudah itu, hehe ..
2014-04-24T11:22:25+07:00
1.Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh
2.Sepakat dengan hasil musyawarah
3.
Manusia mempunyai pengaruh penting dalam kelangsungan ekosistem serta habitat manusia itu sendiri, tindakan-tindakan yang diambil atau kebijakan-kebijakan tentang hubungan dengan lingkungan akan berpengaruh bagi lingkungan dan manusia itu sendiri.Kemampuan kita untuk menyadari hal tersebut akan menentukan bagaimana hubungan kita sebagai manusia dan lingkungan kita. Hal ini memerlukan pembiasaan diri yang dapat membuat kita menyadari hubungan manusia dengan lingkungan. Manusia memiliki tugas untuk menjaga lingkungan demi menjaga kelansungan hidup manusia itu sendiri dimasa akan datang.Menurut kodratnya, Manusia adalah makhluk sosial atau makhluk bermasyarakat, selain itu juga diberikan yang berupa akal pikiran yang berkembang serta dapat dikembangkan. Dalam hubungannya dengan manusia sebagai makhluk sosial, manusia selalu hidup bersama dengan manusia lainnya. Dorongan masyarakat yang dibina sejak lahir akan selalu menampakan dirinya dalam berbagai bentuk, karena itu dengan sendirinya manusia akan selalu bermasyarakat dalam kehidupannya. Manusia dikatakan sebagai makhluk sosial, juga karena pada diri manusia ada dorongan dan kebutuhan untuk berhubungan (interaksi) dengan orang lain, manusia juga tidak akan bisa hidup sebagai manusia kalau tidak hidup di tengah-tengah manusia. Tanpa bantuan manusia lainnya, manusia tidak mungkin bisa berjalan dengan tegak. Dengan bantuan orang lain, manusia bisa menggunakan tangan, bisa berkomunikasi atau bicara, dan bisa mengembangkan seluruh potensi kemanusiaannya. 
4.gotong royong, kegiatan tarang taruna, yang dipupuk dengn rasa kebersamaan pasti tidak akan ada perbedaan antar masyarakat.
5.Saling menghargai dan menghormati,
Kita harus dapat melihat konflik dalam perspektif kebhinekaan, bukan fanatisme, taklid dan emosional. Negara kita punya sejarah inklusivitas atas pluralitas yang begitu baik. Bila terus menerus menyikapi konflik dengan cara seperti mamalia liar, malulah kita pada anak cucu nanti.