kutembus kabut asap di depan mataku
pada siang telanjang. sepasang bukit
menghadang di antara timbunan pohonan
dan ibu tersedu menjemput anak yang mati
setelah orang-orang tiba di sini
jam-jam jadi hitam
taman penuh kembang payung
dan pohonan makin tunduk
mengucap-ucap luka
yang kautabur di tanah ini
kabut asap di depan mataku
selalu jadi saksi
orang-orang menembus dunia
entah ke mana
entah sampai di mana?
makasih

Jawabanmu

2014-04-21T14:45:22+07:00
Kabut asap sejenak datang
Menemani fajarku yang tenang
Luruh bersama embun pagi
Menyelimuti ruang indah IllahiĀ 

Panas dua hari ini
Rupanya di manfaatkan pembakar lahan di sini
Membakar semak-belukar tanpa hati
Membuat asap kembali menemani

Sungguh tak berperasaan
Sungguh-sungguh dan sungguh keterlaluan
Mereka seakan tertawa dan terus menikmati
Kabut asap yang mereka kirim ke sini

Pekanbaru kota melayu
Sejenak kabut asap kembali menyerbu
Terulang dan terulang di depan mata
Tetapi tetap mereka bisa mengulanginya