Jawabanmu

2014-04-20T22:25:37+07:00
seperti pada masyarakat jawa yg pada peristwa kelahiran,khitanan dan perkawinan maka pada kematian pun tata upacara diikuti rangkain slametan san sesaji.misal pada hari kematian disebut hari geblag,selanjutnya sesaji diadakan pada hari ketiga,hari ketujuh,keempat puluh,keseratus ,satu tahun,dua tahun dan seribu hari(nyewu).pada upacara dilakukan tahlilan atau permanjatan doa untuk memohon ampunan bagi org yg tlah meninggal.kemudian di Indonesia juga dikenal adanya upacara ngaben yg mendapatkan pengruh dr kebudayaan dan agama Hindu-Buddha,adanya pertunjuka wayang yg merupkan upcara pemujaan arwah nenek moyang (Hindu-Buddha) karena pert wayang megalami perkembangan maka oleh Sunan Kalijaga difungsikan sbg media dakwah.dan masih byk lagi pengaruh kebudayaan Hindu-Buddha dan Islam dlm institusi sosial masyarakay di berbagai daerah d Indonesia