Jawabanmu

2014-04-20T12:09:13+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Poliembrioni dapat terjadi apabila Apomiksis dan amfimiksis dapat terjadi bersamaan.
Apomiksis yaitu proses terbentuknya biji/ benih tidak melalui peleburan sperma-ovum
- Apomiksis merupakan suatu bentuk reproduksi non-seksual pada tumbuahn melalui biji.
- Amfimiksis adalah proses terbentuknya biji/ benih melalui peleburan sperma-ovum, amfimiksis merupakan reproduksi secara seksual atau generatif.
apabila kedua proses tersebut berlangsung secara bersamaan maka akan terbentuk lebih dari satu embrio yang sering disebit poliembrio. Peristiwa ini sering terjadi pada nangka, jeruk dan mangga.


2014-04-20T12:28:44+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Poliembrioni yaitu terbentuknya lebih dari satu embrio dalam satu biji.Poliembrioni dapat terjadi apabila Apomiksis dan amfimiksis dapat terjadi bersamaan.
Klasifikasi Poliembrioni
Klaisfikasi poliembrioniBraun (1859) mengelompokkan dalam empat kategori kasus poliembrioni:
- Peleburan dua atau lebih bakal biji
- Beberapa kantung embrio di nucellus dari bakal biji yang sama
- Bebrapa sel kantung embrio yang sama berkembang menjadi embrio dan
,- Pembelahan dari proembrio tersebut.
Peleburan dua atau lebih bakal bijiUmum pada Gimnosperm (Pada Angiosperm, umunya pada anggrek)Pada Eulophia epidraea, ada 3 pemicu poliembrio:
- Zigot secara acak membelah, membentuk massa sel di daerah kalasa dan tumbuh bersama membentuk embrio.
- Proembrio bertunas
- Embrio filamentous bercabang membentuk poliembrio