Jawabanmu

2014-04-18T05:29:17+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Sombong dan angkuh memang beda tipis. Sekilas sama tapi isinya tidak. Sombong ialah sebuah sikap mempertegas diri di hadapan orang lain tanpa meremehkan yang lainnya. Contoh : Alaa pandai melukis. Maka wajar sekali bila Alaa mengakui dirinya adalah seorang pelukis. Saat Alaa bilang “Aku ini pelukis hebat. Lukisanku disukai banyak orang. Bahkan seniman ternamapun tertarik. Menurutku sihlukisanku bisa dijual hingga ratusan juta. Keren kan?”, jelas sekali ia tidak meremehkan lawan bicaranya. Ia hanya menunjukkan kebanggaan terhadap dirinya. Dan itu baik. Alaa percaya diri. Ia mensyukuri anugerah yang diberi oleh Sang Maha Kuasa. Justru pendengar yang merasa agak risih dengan ucapan Alaa adalah pihak yang perlu diobati. Karena kemungkinan besar mereka (yang risih) adalah manusia yang merasa tidak punya kelebihan yang dapat dibanggakan alias minder. Kalau pendengarnya adalah manusia yang percaya diri, jelas ia akan salut dan menghormati kelebihan Alaa. Bukan begitu?Lain halnya dengan angkuh. Angkuh ialah sikap yang menonjolkan diri dengan meremehkan orang di sekitarnya seakan – akan ia adalah manusia number wahid(lupa diri). “Aku keren. Ganteng. Stylish. Kalau kamu? Sudah jelek, dekil pula. Pantas orang menjauh”. Kelihatan kan bedanya? Sudah jelas ya? Jadi sombong adalah bentuk rasa syukur terhadap Sang Pencipta dan angkuh adalah wujud krisis percaya diri sehingga ia condong meremehkan orang lain.

sumber: internet :))
2014-04-18T05:37:34+07:00
Sombong dan angkuh memang beda tipis. Sekilas sama tapi isinya tidak. Sombong ialah sebuah sikap mempertegas diri di hadapan orang lain tanpa meremehkan yang lainnya.
Contoh : Alaa pandai melukis. Maka wajar sekali bila Alaa mengakui dirinya adalah seorang pelukis. Saat Alaa bilang “Aku ini pelukis hebat. Lukisanku disukai banyak orang. Bahkan seniman ternamapun tertarik. Menurutku sih lukisanku bisa dijual hingga ratusan juta. Keren kan?”, jelas sekali ia tidak meremehkan lawan bicaranya. Ia hanya menunjukkan kebanggaan terhadap dirinya.
Lain halnya dengan angkuh. Angkuh ialah sikap yang menonjolkan diri dengan meremehkan orang di sekitarnya seakan – akan ia adalah manusia number wahid (lupa diri).
“Aku keren. Ganteng.
Stylish. Kalau kamu? Sudah jelek, dekil pula. Pantas orang menjauh”.

1 1 1