Jawabanmu

2014-04-19T07:41:24+07:00
Setelah database terbuat, barulah Anda bisa mengolahnya. Dari dalam CPanel, Anda dapat mengklik tombol PHPMyAdmin untuk mengedit database. Berikut ini penjelasan cara menggunakan PHPMyAdmin untuk mengolah database yang sudah terbuat:1. Dari CPanel, klik ikon PHPMyAdmin untuk menggunakan PHPMyAdmin.2. Di halaman PHPMyAdmin Access, pilih database yang ingin diolah dengan PHPMyAdmin pada tabel List of current databases.3. Klik link Enter PHPMyAdmin di sebelah kanan nama database untuk membuka PHPMyAdmin untuk database tersebut. 4. Halaman awal PHPMyAdmin seperti berikut: Anda dapat melihat nama database ada di bagian panel kiri dan dalam keadaan awal terlihat tidak ada tabel di dalam database karena di bagian kanan PHPMyAdmin masih kosong. Tabel adalah tempat untuk menyimpan data dalam sistem database relasional. Di PHPMyAdmin, cara membuat tabel baru seperti berikut ini :

1. Klik tab Structure kemudian isikan nama tabel di textbox Name di groupbox Create new table on nama_database.

2. Klik Go, tabel sudah terbuat. Berikutnya adalah mengisikan ! field-field yang akan dibuat di tabel Isi nama field di kolom Field.

3. Isikan tipe field di kolom Type.

4. Tentukan panjang masing-masing field di kolom Length/Values.

5. Pilih storage engine di combobox Storage Engine dengan MylSAM.

6. Klik Save untuk menyimpan pembuatan field di tabel. 

7. Ketika field terbuat, sebenarnya yang tereksekusi adalah perintah sql di sql query. Nama-nama field terletak di bagian bawah perintah sql tersebut. 

8. Tabel yang dibuat sebelumnya belum memiliki indeks. Untuk membuat indeks, klik pada tombol Primary key di kolom Action. Ketika muncul konfirmasi Do you really want to Alter table dan Add Primary Key, klik OK. 

9. Setelah primary key terbuat, ada tulisan A primary key has been added on nama_field. Indeks digunakan antara lain untuk membuat struktur tabel lebih baik dan juga mempercepat pencarian. 
klw itu sudah..tpi hasilnya error 404.