Jawabanmu

2014-04-15T17:45:57+07:00
A.      Peristiwa-Peristiwa di Sekitar Proklamasi dan Proses Terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia Setelah melalui perjuangan panjang, akhirnya bangsa Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 berhasil meproklamasikan kemerdekaan. Namun, perjuangan bangsa Indonesia tidak berhenti samapai disitu. Bangsa Indonesia harus segera membentuk sebuah negara dan pemerintahan. 1. Kronologi Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Kekalahan demi kekalahan yang diderita tentara Jepang, tidak luput dari perhatian para pejuang kita. Berita kekalahan Jepang menimbulkan beragam reaksi di kalangan tokoh dan rakyat Indonesia. Fokus perdebatan adalah bagaimana kemerdekaan harus diraih, “kita diberi atau kita rebut“. 2. Perdebatan di Sekitar Proklamasi. Pada tanggal 14 Agustus 1945 sore hari, Sutan Sjahrir membawa kabar berita kekalahan Jepang dalam perang melawan Sekutu kepada Bung Hatta. Sutan Sjahrir menanyakan bagaimana Indonesia menyikapi berita tersebut. Inilah awal mula perdebatan kedua kubu. Golongan muda dikoordinasi oleh Sutan Sjahrir menghendaki agar pernyataan kemerdekaan Indonesia itu dibacakan secepatnya. Kelompok ini berpendapat, pernyataan nkemerdekaan itu jangan melibatkan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia, tetapi diumumkan oleh Ir. Soekarno sebagai pemimpin rakyat melalui radio. Salah satu alasannya, kemerdekaan yang diumumkan oleh PPKI akan dianggap sekutu sebagai hadiah pemberian, dan Indonesia merdeka yang lahir dengan cara semacam itu akan dicap sebagai buatan Jepang. tanggal 15 Agustus 1945 Golongan muda mengadakan rapat di salah satu ruangan Lembaga Bakteriologi di Pegangsaan Timur, Jakarta. Hadir atl : Chairul Saleh, Darwis, Djohar Nur, Kusnandar, Subianto, Margono, Aidit, Sunyoto, Abubakar, Eri Sudewo, Wikana dan Armansyah. Keputusan rapat antara lain : 1)      Menyatakan bahwa kemerdekaan Indonesia adalah hak dan soal rakyat Indonesia sendiri, tidak dapat digantungkan pada bangsa dan negara manapun 2)      semua ikatan dan hubungan dengan janji kemerdekaan dari Jepang harus diputuskan 3)      Mereka berharap diikutsertakan menyatakan proklamsi, sehingga mereka memutuskan untuk berunding dengan Bung Karno dan Bung Hatta
3 4 3
2014-04-15T17:46:40+07:00
Pembentukan Kelengkapan PemerintahanSehari sesudah proklamasi kemerdekaan, pada tanggal 18Agustus 1945 PPKI mengadakan sidangnya yang pertama di Gedung Kesenian Jakarta. Sidang dipimpin oleh Ir. Soekarno denganDrs. Mohammad Hatta sebagai wakilnya. Anggota sidang PPKIsebanyak 27 orang.            Melalui pembahasan secara musyawarah, sidang mengambil keputusan penting, antara lain sebagai berikut. Penetapan dan pengesahan konstitusi sebagai hasil kerjaBPUPKI yang sekarang dikenal dengan Undang-UndangDasar 1945 sebagai konstitusi RI.a. Ir. Soekarno dipilih sebagai presiden RI dan Drs. MohammadHatta sebagai wakil presiden   Republik Indonesia.b. Pekerja Presiden RI untuk sementara waktu oleh sebuahKomite Nasional. Pembukaan UUD 1945 yang disahkan oleh PPKI hamper seluruh bahannya diambil dari Rancangan Pembukaan UUD hasil kerja Panitia Perumus pada tanggal 22 Juni 1945 yang disebut Piagam Jakarta.Bahan tersebut telah mengalami beberapa perubahan, yaitu sebagai berikut.a. Kata "mukadimah" diganti "pembukaan".b. Kata "hukum dasar" diganti dengan "Undang-Undang Dasar".c. Kata "menurut dasar" dalam kalimat "Berdasarkan kepada Ketuhanan menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab" dihapus.d. Kalimat ... "dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya" dihapus.            Adapun isi batang tubuh Undang-Undang Dasar 1945, bahannya diambil dari rancangan konstitusi hasil penyusunan Panitia Perancangan pada tanggal 16 Juli 1945. Bahan itu juga mengalami beberapa perubahan, antara lain sebagai berikut.a. Pasal 6 Ayat 1, semula berbunyi "Presiden ialah orang Indonesia asli yang beragama Islam". Kata yang "beragama Islam" dihilangkan karena dinilai menyinggung perasaan yangtidak beragama Islam.b. Pasal 29 Ayat 1, kalimat di belakang ... "Ketuhanan" yang berbunyi dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagipemeluk-pemeluknya" dihilangkan. Kalimat tersebut terdapat pada pembukaan UUD alinea ke-4. Setelah melalui pembicaraan dan pembahasan yang matang, akhirnya dengan suara bulat, konstitusi itu diterima dan disahkan oleh PPKI menjadi Konstitusi Negara Republik Indonesia.            Konstitusi itu disebut Undang-Undang Dasar 1945. Pada tanggal 18 Agustus 1945 presiden dan wakil presiden RI untuk pertama kali dipilih oleh PPKI, karena MPR yang berhak memilih dan melantiknya belum terbentuk. Hal itu diatur dalam Pasal III Aturan Peralihan UUD 1945. PPKI memilih Ir. Soekarno sebagai presiden dan Drs. Mohammad Hatta sebagai wakil presiden RI.
2 3 2