Jawabanmu

2014-04-13T20:02:24+07:00
Secara geografis kerajaan Ternate dan Tidore terletak di Kepulauan Maluku, antara Sulawesi dan Papua. Letak tersebut sangat strategis dan penting dalam dunia perdagangan masa itu. Pada masa itu, kepulauan Maluku merupakan penghasil rempah-rempah terbesar sehingga dijuluki sebagai “The Spicy Island”. Rempah-rempah menjadi komoditas utama dalam dunia perdagangan pada saat itu, sehingga setiap pedagang maupun bangsa-bangsa yang datang dan bertujuan ke sana. Melewati rute perdagangan tersebut agama Islam meluas ke Maluku, seperti Ambon, Ternate, dan Tidore. Keadaan seperti ini telah mempengaruhi aspek-aspek kehidupan masyarakatnya, baik dalam bidang politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Pada abad ke 14 Masehi, di Maluku Utara telah berdiri 4 kerajaan yaitu Jailolo,Ternate, Tidore, dan Bacan. Masing- masing kerajaan dipimpin oleh seorang kolano. Keempat kerajaan tersebut berasal dari satu keturunan, yaitu JAFAR SADIK, seorang bangsa Arab keturunan Nabi Muhammad saw. Kemajuan Ternate membuat iri kerajaan lainnya. Beberapa kali keempat kerajaan tersebut terlibat perang memperebutkan hegemoni rempah-rempah. Namun, akhirnya mereka dapat mengakhirinya dalam perundingan di Pulau Motir. Dalam persetujan Motir ditetapkan Ternate menjadi kerajaan pertama, Jailolo kedua, Tidore yang ketiga, dan Bacan yang keempat. Kerajaan- kerajaan di Maluku sangat akrab menjalin hubungan ekonomi dengan pedagang Jawa sejak zaman Majapahit. Pedagang Maluku sering mengunjungi bandar seperti Surabaya, Gresik, dan Tuban. Sebaliknya, pedagang Jawa datang ke Maluku untuk membeli rempah-rempah. Hubungan kedua belah pihak ini sangat berpengaruh terhadap proses penyebaran agama islam di Indonesia. Sejak abad ke-13, Maluku sudah ramai dikunjungi oleh pedagang-pedagang Islam dari Jawa dan Melayu. Seiring dengan ramainya perdagangan, berdatangan pula para mubaligh dari Jawa Timur untuk mengajarkan agama Islam.Salah seorang mubaligh yang berjasa menyiarkan agama islam di Maluku ialah Sunan Giri dari Gresik, Jawa Timur. Kerajaan Ternate merupakan kerajaan yang mendapatkan pengaruh Islam dari para pedagang Jawa dan Melayu. Pusat pemerintahan Ternate terdapat di Sampalu. Raja ternate yang pertama ialah Sultan Zainal Abidin (1486-1500). Raja Ternate yang terkenal ialah Sultan Harun. Hasil utama Ternate waktu itu ialah cengkeh dan pala.
8 3 8
2014-04-13T20:18:02+07:00
Diantara Ternate dan Tidore terjadi persaingan untuk mempengaruhi daerah2 disekitar daerah kepulauan Maluku. Daerah2 yang berhasil dipengaruhi oleh masing-masing kerajaan tadi kemudian membentuk persekutuan. Wilayah Maluku terpecah menjadi dua persekutuan yaitu sebagai berikut a) Uli Siwa (persekutuan sembilan) dipimpin oleh Kerajaan Tidore. Wilayahnya meliputi Jailolo (Halmahera) dan semakin lama meluas ke pulau-pulau kecil tersebar sampai diwilayah Irian Jaya, Papua. b) Uli Lima (persekutuan lima) dipimpin oleh Kerajaan Ternate. Wilayahnya meliputu Pulau Bacan, Obi, Seram dan Ambon Persaingan antara Ternate dan Tidore ini akhirnya menimbulkan perselisihan sampai kemudian meletuslah peperangan antar kedua belah pihak. Dalam peperangan Ini Kerajaan Ternate dibantu oleh Portugis dan Kerajaan Tidore dibantu oleh Spanyol. Sebenarnya Portugis dan Spanyol bermaksud untuk memperalat kedua kerajaan yang sedang berselisih itu untuk memonopoli perdagangan di Maluku Isi Perjanjian Tordesilas(Perdamaian antara Spanyol dan Portugis tahun 1529) adalah: a) Maluku menjadi milik Portugis b) Filipina menjadi milik Spanyol ^Semoga bisa Membantu^
6 2 6