Jawabanmu

2014-04-11T21:11:07+07:00
Tahap Pertama Peperangan (1821-1855) Perang tahap pertama terjadi antara kaum adat dan kaum padri. Pada pertempuran pertama kaum Adat terdesak sehingga meminta bantuan kepada Belanda. Akibatnya, perang berkembang menjadi pertempuran kaum Padri melawan kaum Adat dan Pasukan Belanda.Ternyata Belanda merasa kewalahan menghadapi perlawanan kaum Padri tersebut karena perhatiannya terpecah dengan adanya Perang Diponegoro.Untuk itu pada tanggal 20 Oktober 1825, Belanda mengajak berunding dan terjadi kesepakatan perdamaian. Pasukan Belanda di Sumatra akhirnya ditarik ke Jawa untuk menghadapi perang Diponegoro Tahap Kedua Peperangan (1825-1837) Awal Pertempuran: Belanda melakukan adu domba antara Kaum Padri dan Kaum Adat dengan mengirimkan pasukan diJawa yang dipimpin Sentot membelot sehingga diasingkan ke Bengkulu akhir Pertempuran: Untuk menghadapi kaum Padri dan Kaum Adat, Belanda telah membuat dua buah benteng, yaitu Benteng de Kock diBukit Tinggi dan Benteng van des Capellen diBukit Sangkar. Belanda akhirnya dapat mengalahkan Kaum Padri setelah berhasil menawan Tuanku Imam Bonjol dan menduduki Bonjol pada tahun 1837. Perlawanan itu pun diteruskan oleh Tuanku Tambusi. Tuanku Imam Bonjol diasingkan Ke Ambon kemudian Ke Manado. Tempat terjadinya Perlawanan antara Kaum Padri dan Kaum Adat adalah di Sumatra ^Semoga Bisa Membantu^
1 5 1