BALADA IBU YANG DIBUNUH --- W.S. RENDRA

Ibu musang di lindung pohon tua meliangBayinya dua ditinggal mati lakinya.

Bualan sabit terkait malam memberita datangnyaWaktu makan bayi-bayinya mungil sayang.

Matanya berkata pamitan, bertolaklah iaDirasukinya dusun-dusun, semak-semak, taruhan harian atas nyawa.

Burung kolik menyanyikan berita panas dendam warga desaMenggetari ujung bulu-bulunya tapi dikibaskannya juga.

Membubung juga nyanyi kolik sampai mati tiba-tibaOleh lengking pekik yang lebih menggigitkan pucuk-pucuk daunTertangkap musang betina dibunuh esok harinya.

Tiada pulang ia yang mesti rampas rejeki hariannyaIbu yang baik, matinya baik, pada bangkainya gugur pula dedaun tua.

Tiada tahu akan meraplah kolik meratap jugaDan bayi-bayinya bertanya akan bunda pada angin tenggara

Lalu satu ketika di pohon tua meliangMatilah anak-anak musang, mati dua-duanya.

Dan jalannya semua peristiwaTanpa dukungan satu dosa, tanpa.

SEBUTKAN :
- tokoh
- rangkaian peristiwa yg dialami tokoh
- tempat
- waktu
- nasib tokoh
- pendapat [ apakah tindakan manusia dlm puisi diatas sudah tepat ]
- kerugian yg dialami manusia dari tragedi tsb
- saran utk mnusia dri tragedi tsb
- adakah kemungkinan tragedi ibu musang juga dialami manusia?
- sikap yg hrus dikembangkan olh mnusia agar tragedi diatas tdk dialaminya


1

Jawabanmu

2014-04-29T17:24:12+07:00
Ibu musang,warga desa,anaknya,burung kolik


6 4 6