1. Penjual : Good morning, Mam. Selamat pagi.
2. Pembeli : Selamat pagi.
3. Penjual : Mari, mau beli apa?
4. Pembeli : Ada patung Garuda Wisnu Kencana yang dibuat dari
kayu?
5. Penjual : Ya, ada. Di sebelah sana, yang besar atau yang kecil?
(Penjual menunjukkan tempat patung yang ditanyakan
pembeli)
6. Pembeli : Yang sedang saja. Yang dibuat dari kuningan ada?
7. Penjual : Ya, ini, tidak terlalu besar. Tapi, terbuat dari kayu. Yang dari
kuningan habis.
8. Pembeli : Ya, dari kayu tidak apa-apa.
(Patung itu sudah di tangan pembeli dan ia mengamatinya
dengan cermat)
9. Penjual : Bagus itu, Mam. Cocok untuk dipakai sendiri atau untuk
suvenir.
10. Pembeli : Saya pakai sendiri. Harganya berapa?
11. Penjual : Tiga ratus ribu.
12. Pembeli : Wah, mahal. Dua ratus ribu ya?
13. Penjual : Belum boleh. Dua ratus delapan puluh lima ribu. Ini sudah
murah, Mam. Di tempat lain lebih mahal.
14. Pembeli : Tidak mau. Kalau boleh, dua ratus lima puluh ribu.
15. Penjual : Belum boleh. Naik sedikit, Mam.
Bahasa Indonesia Ekspresi Diri dan Akademik 149
16. Pembeli : Dua ratus tujuh puluh lima ribu.
17. Penjual : Ya, sebenarnya ini belum boleh. Tapi, untuk Nyonya boleh.
Mau beli apa lagi?
18. Pembeli : Tidak. Itu saja. Ini uangnya.
(Penjual memasukkan patung itu ke dalam tas plastik yang
bertuliskan nama kiosnya. Pembeli memberikan uang pas).
19. Penjual : Ya, terima kasih.
20. Pembeli : Terima kasih. Bye, bye.
21. Penjual : Have a nice day.
(Pembeli pergi meninggalkan kios itu)
(1) Siapa yang terlibat dalam negosiasi pada peristiwa jual beli di Pasar Seni Sukawati
itu? Jelaskan latar belakang masing-masing.
(2) Apakah menjual karya seni lokal kepada orang asing sudah merupakan bentuk
promosi ke negara asal orang asing tersebut?
(3) Orang asing itu sudah bisa berbahasa Indonesia. Dari cara ia berbicara, menurut
perkiraan kalian, apakah orang asing itu sudah pernah berkunjung ke Bali atau
pulau lain di Indonesia?
(4) Apakah orang asing itu sudah mengerti tokoh yang dijadikan patung tersebut?
Seandainya ya, dari mana kalian tahu? Seandainya tidak, mengapa mengatakan
tidak?
(5) Apa perbedaan yang ada antara penjual dan pembeli? Kalian dapat menjelaskan
hal itu dari segi budaya barat dan timur, budaya jual beli di pasar, dan budaya
jual beli di pasar modern atau mal.
(6) Kesepakatan apa yang dicapai dalam negosiasi itu? Dalam hal harga, siapa yang
lebih mengalah?
(7) Pada tuturan ke berapa penjual menawarkan barang lain?
(8) Menurut kalian, haruskah pembeli selalu menuruti keinginan penjual dalam
hal harga barang? Sebaliknya, haruskah penjual selalu memaksa pembeli untuk
membeli?

1

Jawabanmu

2014-04-10T20:39:22+07:00
1. Penjual dan Pembeli.
2.Ya
3.Pernah
4.Tidak. Karena orang Asing tersebut melihat bukan dari Tokoh yg dijadikan patung, tetapi dari Keindahan Patung itu sendiri.
5.Di budaya barat kalo membeli suatu barang tidak bisa Negosiasi, sedangkan di Indonesia membeli suatu barang bisa bernegosiasi :)
6.Kesepakatan dalam harga. Penjual
7.pada Dialog ke 17
8. > Tidak
   > Tidak
terima kasih:)
(9) Pada waktu kalian membeli barang di pasar, haruskah kalian menawar harganya
terlebih dahulu? Mengapa demikian? Bagaimana jika kalian membeli barang
di mal?
(10) Pada waktu membeli barang apa kalian dapat memilih atau tidak dapat memilih
barang yang kalian kehendaki?
ini tolong 2 soal lagi lanjutannya
9. > Tidak. Karena kita harus menanyakan dulu harga'a
9> Kalau di Mal Harga'a sudah ditentukan dahulu
10 . Dapat memilih