Jawabanmu

2014-04-10T11:14:52+07:00
Senior : bagaimana ospeknya ? Seniornya galak ?
Junior : alhamdulillah kak, iya kak galak..
Senior : tahu tidak, kenapa tuhan menciptakan set*n ?
Buseet, pertanyaan apa ini ? Kenapa tidak ada hubungannya dengan pertanyaan sebelumnya ?
Junior : untuk menguji manusia kak...
Senior : iya untuk menguji manusia apakah dia betul-betul bertaqwa atau tidak, dan dengan begitu set*n adalah makhluk ciptaan Tuhan yang sangat di hina oleh manusia.
Junior : iya kak ...
Senior :  tahu tidak,  kebaikannya set*n ?
Junior: ah, maksudnya kak ?
Senior : set*n rela memposisikan dirinya sebagai makhluk terhina dan direndahkan di hadapan manusia yang katanya makhluk paling tinggi, untuk menguji manusia apakah dia betul-betul bertqwa kepada Tuhan atau tidak. Set*n rela di tempatkan oleh Tuhan di posisi terendah  untuk menjalankan tugas yang bahkan selalu di hina untuk menguji tingkat ketaqwaan manusia kepada Tuhannya. Lalu apakah Manusia rela di tempatkan posisi terendah oleh Tuhan atau tidak ? Jika manusia betul-betul bertaqwa kepada Tuhan mestinya manusia rela di tempatkan di posisi manapun dan dengan peran antagonis maupun protagonis dalam hidup. Seperti set*n yang rela di tempatkan di posisi peran antagonis.

10 4 10
terus?
yang kayak ada satu orang jahat sama satu orang bae
iya itu, orang jahat sama org baik..
itu bercerita ane nyari dialog yang lagi dizolimi :d
buka link ini carapedia.com/naskah_drama_orang_info2611.html
2014-04-10T11:30:15+07:00
Ibu : (duduk di serambi muka rumah,menyisir rambutnya dan memanggil Bawang Putih) ”Bawang Putih ... Bawang Putih." Bawang Putih : "Ya, bu. Ibu perlu apa?" Ibu : "Putih ,sapulah halaman rumah ini sampai bersih! Awas , jangan sampai ada kotoran yang masih tertinggal!" Bawang Putih : "Baik, Bu. Putih ambil sapu dulu." Bawang Merah : " Bu, Ibu. Nanti Bawang Merah akan bermain main, y bu." masih ad panjang aq ambil cerita dari bawang putih ama bawang merah lihat di buku cerita trs di simpulkan
17 3 17
nyari yang panjang
ceritanya masih panjang mls tulisnya
ni lanjutanya Ibu: " Tentu ...tentu anakku, tapi jangan lama lama. Di hutan banyak binatang buas. kau harus hati hati." Bawang merah : " Baik bu. merah akan berhati hati.Putih ambilkan bekalku di lemari.Cepat!" Bawang putih : " Ya,Dik.akan kuambilkan.Kau mau kemana?kok tergesa gesa?" Bawang merah: " Aku akan bermain ke hutan.nanti kau harus menjemputku." Bawang putih : " Tapi....aku masih sibuk." Bawang merah : " Baiklah.Ibu merah berangkat." Ibu : " Hati hati di jalan ,Nak."