Jawabanmu

2014-04-09T16:21:41+07:00
Puisi Balada Ibu Yang Dibunuh bertema tentang kehidupan dan pengorbanan seorang ibu. Suasana terharu karena melihat seprang ibu yang berkorban untuk anaknya sampai mati digambarkan olh W.S. Rendra dengan pilihan kata yang sangat apik. Nada prihatin juga dapat dirasakan dalam puisi ini. Selain pilihan kata, Rendra menggunakan simbol di dalam puisi ini, seperti pada larik “Bulan sabit terkait malam memberita datangnya (bulan sabit menggambarkan tentang waktu malam) ; Dan bayi-bayinya bertanya akan bunda pada angin tenggara (bertanya apada angin tenggara disini menggambarkan tak ada jawaban).                Dalam puisi Balada Ibu Yang Dibunuh ini, Rendra mencoba member sebuah amanat yaitu Tumbuhkan rasa kasih saying pada siapapun. Pencitraan-pencitraan yang terdapat dalam puisi ini sangat bermacam-macam, antara lain pencitraan perasaan yang ditunjukkan pada larik “Dan bayi-bayinya bertanya akan bunda pada angin tenggara”, pencitraan visual (penglihatan) pada larik “Ibu musang dilindung pohon tua meliang ; Bayinya dua ditinggal mati lakinya”, dan pencitraan pendengaran seperti pada larik “Membubung juga nyanyi kolik sampai mati tiba-tiba”
Balada Ibu Yang Dibunuh karya W.S. Rendra mengangkat tema tentang kehidupan dan pengorbanan seorang induk musang
6 4 6