Jawabanmu

2014-04-09T14:46:01+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Pagi itu, seorang anak manusia diam termenung setelah bangun dari tidurnya. Ia sama sekali tidak melakukan hal apapun, kecuali terdiam dan melamun dengan bersandarkan bantal yang Ia tumpuk. Sampai akhirnya, Ia mengeluarkan kata-kata dari yang terlontar dari mulutnya. Pandangannya tetap kosong."Aku malas sekolah hari ini. aku benar-benar gak sanggup buat sekolah hari ini." sejenak berhenti. "Aku malu sama teman-teman semua. Aku berbeda dari mereka. Aku miskin, aku jelek, dan aku tidak seperti mereka" "Tuhan, kok harus aku yang seperti ini? kenapa harus aku Tuhan?" "Aku ingin benci terhadap hidup, tapi aku tak bisa. Masih ada orang yang mencintaiku dengan tulus. Dan aku sadar, hanya karna tak sanggup untuk sekolah di sekolah itu yang membuat aku benci hidup" Perlahan air mata menetes. "Aku takkan pernah rela bila harus meninggalkan sahabat-sahabatku, karena mereka yang selalu menebarkan cinta tulusnya untukku." Mengusap airmatanya. "Oke. aku sadar, harta dan fisik takkan berarti tanpa cinta. aku mempunyai cinta. Ya, benar!" sedikit tersenyum "Kalau aku tidak sekolah disini lagi, aku akan kehilangan mereka. dan Aku tidak yakin ada sahabat sebaik mereka lagi" tersenyum lebar. "Okedeh, aku sekolah aja. aku gak perduli. Semoga suatu saat nanti, Tuhan memberikan apa yang aku inginkan, dan apa yang aku impikan". Tersenyum, dan bergegas ke kamar mandi.
jadikan yg terbaik nya
tekan aja deh
Komentar sudah dihapus
Komentar sudah dihapus
Komentar sudah dihapus
Komentar sudah dihapus