Jawabanmu

2014-04-09T14:12:23+07:00
Saat ini aku sudah berumur 25 tahun... aku seorang pengusaha yang sukses di Negaraku, tentu hal ini semua aku dapatkan dari doaku dan usahaku, bahkan orang tuaku tak lepas dari ini semua... hari ini adalah tepat 8 tahun saat kejadian itu terjadi... sampai sekarang bahkan kenangan itu tidak bisa hilang dari ingatanku.8 tahun yang lalu saat itu aku bukanlah orang yang semapan ini... aku hanyalah orang yang hidup dalam ambang kemiskinan... ayahku hanya seorang tukang kayu yang hanya mengumpulkan kayu hasil pencariannya kemudian dibuat menjadi arang... yang akan dijual oleh ibuku. Keluarga kami benar-benar berada dibawah garis kemiskinan saat itu. Saat itu aku sudah menjadi seorang remaja layaknya teman”ku yang lain, tentu bagi seorang remaja kita mempunyai banyak kebutuhan.. tidak terkecuali teman”ku... saat itu aku cemburu dengan apa yang dimili oleh teman” ku mereka sudah menggunakan apa yang di maksud dengan komputer... sedangkan aku bahkan belum memiliki komputer saat itu... di sekolah teman” sering meledekku... sering mencaciku... karena hal sepele itu.. tetapi lama kelamaan aku muak dengan semua itu.Akhirnya saat makan malam dirumah. Aku memberanikan diriku untuk memberitahu mereka bahwa aku menginginkan sebuah komputer... tetapi... jawaban mereka tidak sesuai dengan apa yang aku harapkan bahkan saat itu aku dibentak, aku dicaci oleh kedua orang tua ku... saat itu pula emosiku sudah mencapai pada batasnya... ku obrak abrik ruang makan... aku membentak mereka berdua... dengan penuh emosi... dan saat itu aku langsung memasuki kamar tidurku... ku kunci pintu kamar ku agar mereka tidak bisa masuk. Emosi bahkan membuatku insomnia, aku sulit untuk memejamkan mata... tapi saat di temta tidur aku merenung.... sebenarnya yang salah adalah diriku yang meminta terlalu banayak kepada mereka, padahal kami hanyalah keluarga yang miskin, aku menyesali perbuatanku itu dan kuputuskan untuk meminta maaf kepada mereka esok sebelum aku kesekolah, dan akhirnya aku tertidur.Matahari pagi membuatku terbangun... tetapi ada yang salah dengan pagi ini... cahaya matahari terasa sangat panas... kubuka mataku dan melihat kejendela.. ternyata kotaku saat itu telah terbakar habis.... aku tak tahu apa yang menyebabkan ini semua terjadi... kudengar suara tembakan... dan kulihat lebih jelas.. ternyata pemberontakan terjadi... ini adalah pemberontakan akibat politik... banyak orang bersenjata yang berkeliaran diluar... kemudian aku berlari membuka pintu kamarku... saat pintu kamar ku tebuka... kulihat ibuku bersembunyi ketakutan dibawah meja... dan tiba” seseorang masuk dan menembaki ibuku, di depan ku... aku sempat termenung tak percaya melihat itu semua... ku lihat orang itu dan ia langsung berlari entah kemana.... dengan rasa panik aku kemudian berlari menuju ketempat ibuku... ia sudah terbaring lemas... ia terkena tembakan di bagian perutnya... kupegang luka itu... dan kupeluk ibuku.. ibuku kemudian membisikkan seseuatu ke telingaku.. ia berkata “ siapapun yang melakukan ini jangan pernah berfikir untu membalas dendam, nak” aku teridam... aku panik saat itu... dengan darah mengalir tanpa henti dari luka ibuku... kulihat tangan ku... bahkan tubuhku penuh dengan darah ibuku... sebelum aku mengucapkan kata maafku padanya... ia ternyata sudah tidak bernafas lagi... sketika rauk tangisku pecah... aku berteriak... MENGAPA... MENGAPA ENGKAU MENCABUTNYA DARIKU... YA ALLAH... MENGAPA HARUS IA MATI DI TANGANKU... BAHKAN AKU BELUM SEMPAT MEMINTA MAAF KEPADANYA YA ALLAH... MENGAPA YA ALLAH... MENGAPA AKU HARUS MEMBENTAK MEREKA SEMALAM... YA ALLAH KUMOHON MAAFKANLAH DIRIKU INI YA ALLAH....