Jawabanmu

2014-04-09T11:33:42+07:00
Kalau tidak salah antara rengesdengklok dan irian barat

Jawaban paling cerdas!
2014-04-09T11:37:13+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
1.
Gerakan DI/TII di Jawa Barat
Gerakan ini dipimpin oleh Sekarmadji Maridjan Kartosuwiryo. Gerakan ini dimulai ketika Jawa Barat kosong akibat ketentuan hasil Perundingan Renville yang mengharuskan pasukan TNI ditarik mundur dari kantong-kantong gerilya (hijrah) ke wilayah RI. Namun, anggota Hizbullah dan Sabilillah (kedua laskar in


2.Gerakan DI/TII di Jawa Tengah
Gerakan DI/TII di Jawa Tengah muncul setelah pengakuan kedaulatan. Gerakan ini terjadi di sejumlah tempat terpisah, walaupun saling berhubungan.

3.Gerakan Amir Fatah
Amir Fatah diangkat oleh S.M Kartosuwiryo menjadi komandan pertempuran Jawa Tengah. Ia menggerakan pemberontakan di wilayah Brebes, Tegal, dan Pekalongan. Pemberotakan itu dapat ditumpas dengan operasi militer yang disebut Gerakan Benteng Negara. Operasi militer tersebut berturut-turut dipimpin oleh Letkol Sarbini, Letkol M.Bachrun, dan Letkol Ahmad Yani.
Pemberontakan Amir Fatah sempat menguat setelah bergabungnya sisa-sisa pemberontakan dari A


4.
Gerakan DI/TII di Sulawesi Selatan
Gerakan DI/TII di Selawesi Selatan dipimpin oleh Kahar Muzakar. Pemberontakan ini berlatar belakang dari kekecewaan Kahar Muzakar terhadap pemerintah RI karena menolak keinginannya untuk menggabungkan seluruh anggota Komando Gerilya Sulawesi Selatan (KGSS) dengan APRIS. Alasan pemerintah adalah karena anggota KGSS harus melewati ujian penyaringan terlebih dahulu


5

Gerakan DI/TII di Aceh
Gerakan DI/TII di Aceh dipimpin oleh Daud Beureueh. Ia adalah gubernur militer di wilayah itu semasa perang kemerdekaan. Namun, seusai perang kemerdekaan dan Indonesia kembali dalam bentuk negara kesatuan pada tahun 1950, daerah Aceh yang sebelumnya menjadi daerah istimewa diturunkan statusnya menjadi karesidenan di bawah provinsi Sumatra Utara. Kebijakan pemerintah tersebut ditentang oleh Daud Beureueh. 



semoga membantu :)