Jawabanmu

2014-04-06T02:58:17+07:00
         Gelapnya malam menyelimuti bumi, namun tidak hati ini. Meski kami hanya tinggal berdua di rumah mungil di tengah-tengah kota namun itu tidak membuat kami kesepian. Aku dan ayah memiliki banyak kisah semenjak aku tinggal bersamanya. Aku ingat saat itu usiaku tujuh tahun. Ayah menghampiriku dan berkata, “Tinggallah bersamaku, dan mulai sekarang panggil aku Ayah.”  Sejak itu ayah memanggilku Gisyel. Panggilan yang sama seperti hari ini, esok atau pun nanti. Sampai saat ini aku tidak tahu siapa jati diriku, dan aku pun tidak berharap lebih, selama ada ayah disisiku.
           Banyak yang ayah ajarkan padaku dan yang selalu kuingat, tentang tiga “M”. Saling Mencintai, saling Mengasihi dan saling Memaafkan. Dan diusiaku yang tepat tujuh belas tahun, ayah membuat pesta kejutan untukku. Teman-teman kuliahku datang ikut memeriahkan hari ini. Mereka satu per satu menyampaikan ucapan selamat ulang tahun dan mendoakan aku agar tercapai cita-citanya dan menemukan dambaan hati. Well… I hope so.
9 4 9