Jawabanmu

2014-04-05T17:30:52+07:00
C. Reptilia
Tipe ginjal pada Reptilia adalah metanefros. Pada saat embrio, Reptilia
memiliki ginjal tipe pronefros, kemudian pada saat dewasa berubah menjadi
mesonefros hingga metanefros (


Hasil ekskresi pada Reptilia adalah asam urat. Asam urat ini tidak terlalu
toksik jika dibandingkan dengan amonia yang dihasilkan oleh Mammalia.
Asam urat dapat juga diekskresikan tanpa disertai air dalam volume yang
besar. Asam urat tersebut dapat diekskresikan dalam bentuk pasta berwarna
putih.

Beberapa jenis Reptilia juga menghasilkan amonia. Misalnya, pada buaya
dan kura-kura. Penyu yang hidup di lautan memiliki kelenjar ekskresi untuk
mengeluarkan garam yang dikandung dalam tubuhnya. Muara kelenjar ini
adalah di dekat mata. Hasil ekskresi yang dihasilkan berupa air yang
mengandung garam. Ketika penyu sedang bertelur, kita seringkali melihatnya
mengeluarkan semacam air mata. Namun, yang kita lihat sebenarnya adalah
hasil ekskresi garam. Ular, buaya, dan aligator tidak memiliki kandung kemih
sehingga asam urat yang dihasilkan ginjalnya keluar bersama feses melalui
kloaka.