Halo teman-teman dan sahabat-sahabat tercinta~ Saya mau minta tolong boleh, gak? Gini, besok saya ikut lomba FLS2N cabang cipta puisi dengan tema "Dengan Puisi Kita Ekspresikan Perasaan Dan Gagasan Yang Mencerminkan Karakter Bangsa". Adakah yang bisa memberikan sebuah contoh puisi dengan tema tersebut? Kurang lebih 12 bait. Terima kasih.

2
web nya aja ya
Komentar sudah dihapus
Parishandayani: Itu juga bagus. Makasihh.. doa'in ya hehe
Komentar sudah dihapus
Komentar sudah dihapus

Jawabanmu

Jawaban paling cerdas!
2014-04-04T22:44:58+07:00
Apresiasikan bakatmu melalui sastra ..
bagai sebuah logam , sastra adalah sesuatu yang mengkilap
bak sebuah lagu sastra adalah sebuah syair penyejuk .
seperti hujan puisilah yang menjadi pelanginya .
apakah perlu bangsa ini memiliki karakter ?
apakah perlu bangsa ini mempunyai ciri khas ?
sesuatu yang menjadi kebanggan bagi kita semua .
lakukan sesuatu penuh seni 
luangkan waktu untuk berkarya 
tuangkan citamu bersama doa
gapailah cintamu seiring cita .
ikuti langkah hatimu 
goreskan penamu demi masa depan 
hitunglah langkahmu demi menghargai perjuanganmu sendiri .
labuhkanlah hatimu pada bahasa yang indah ..
istilahkanlah bangsamu sebagai yang berkarakteristik 
bukalah ingatanmu akan perjuangan 
tadahkan tanganmu mengingat tangisan dan doa orang tuamu 
jadikan darah yang mengalir dalam tubuhmu sebagai perjuangan 
walaupun cucuran keringat tak akan berhenti kau tak perlu merasa lelah 
juangkan, tekatkan, bulatkan niatmu 
demi sebuah pencampaian yang indah 
pencapaian yang benar-benar perlu kau ubah .
didepan matamu sendiri .
semoga membantu dan bermanfaat :) 
maaf kalau enggak nyambung .
alhamdulilah :3 seleksi kota mana kak ? :)
Komentar sudah dihapus
Komentar sudah dihapus
Komentar sudah dihapus
Maaf, maksudnya?
2014-04-04T23:04:05+07:00
Di Bawah Matahari

Langkah pagi menapak kebun
meluruh daun-daun impian
ada senandung halus mengalun
di atas kabut
di atas embun
doa Nima sehabis subuh
disusul siul ayahnya
mengerat mayang
di atas pohon siwalan
sebentar lagi turun membawa setimba lahang
di sini daun-daun siwalan
adalah kipas yang mengibaskan angin
bagi kehidupan
yang menolak keringat dingin
derita pun menyelinap
ke bulu-bulu tikus
ke bulu-bulu musang
lantaran manis lahang dan desir darah ke lesap
kolam bening, minyak wangi
seakan bukan milik mereka
mengangguk pohon kapuk
bergoyang dengan kelompang
senyuman yang hidup itu
seperti petuah leluhur
ialah peluh terkucur
lalu diaduk bercampur lumpur