Jawabanmu

2014-04-02T12:28:46+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Pagi itu aku berjalan menuju kantin sekolah, dan  berniat untuk membeli makanan. Sepanjang perjalanan aku heran dengan kondisi sekolahku, dalam hati aku berkata ‘katanya adiwiyata? Kok masih banyak sampah’. Sesampainya di kantin, aku mengurungkan niat untuk membeli makanan. Aku tertarik dengan satu kantin sebut saja kantin Pak Untung, di dalam sana aku melihat banyak makanan ringan yang bungkusnya dari plastik. Kemudian aku bertanya kepada Pak Untung “Wah banyak yang laku pak daganganya?”, “Iya nak, gak salah bapak membeli makanan ringan ini untuk dijual lagi. Laku keras” kata Pak Untung tersenyum sambil merapikan makanan ringan tersebut. “ Hmm, tapi pak ini kan sekolah adiwiyata, bukanya tidak boleh menjual makanan yang bungkusnya dari plastik?” Tanyaku, “Ya memang awalnya, tapi seiring waktu tidak ada peneguran dari pihak sekolah lagi. Jadi ya saya jual saja, toh ini juga menguntungkan” Jawab Pak Untung seadanya.  Setelah itu saya pergi dari kantin Pak Untung untuk ke kelas, dalam hati aku berkata ‘Kalau para manusianya seperti itu bagaimana bisa sekolah ini benar-benar menjadi sekolah adiwiyata?’. Kemudian aku bertanya dalam hati ‘Adiwiyata? Apa ya kepanjanganya?’ Aku berfikir, kemudian terlintas sebaris kalimat “Adiwiyata? Alangkah indahnya jika melanggar aturan” kataku seraya tersenyum geli.