Jawabanmu

2014-04-01T20:29:14+07:00
Dalil- Dalil Naqli (al-Qur’an dan al-Hadits)
1. Di antara khabar yang berasal dari Allah Ta’ala tentang rasul-rasulNya dan tentang penetapan mereka menjadi rasul dan risalah-risalah (misi) yang mereka bawa, adalah terdapat dalam ayat-ayat berikut, “Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan), ‘Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thagut itu’...” (QS. an-Nahl:36)
“Sesungguhnya Kami telah memberikan wahyu kepadamu sebagaimana Kami telah memberikan wahyu kepada Nuh dan nabi-nabi yang kemudiannya, dan Kami telah memberikan wahyu (pula) kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Ya’qub dan anak cucunya, Isa, Ayyub, Yunus, Harun dan Sulaiman. Dan Kami berikan Zabur kepada Daud. Dan (Kami telah mengutus) rasul-rasul yang sungguh Kami kisahkan tentang mereka kepadamu dahulu, dan rasul-rasul yang tidak Kami kisahkan tentang mereka kepadamu. Dan Allah telah berbicara kepada Musa dengan langsung. (Mereka Kami utus) selaku rasul-rasul pembawa berita gembira dan pemberi peringatan agar supaya tidak alasan bagi manusia membantah Allah sesudah diutusnya rasul-rasul itu. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. An-Nisaa’:163-165)
2. Berita dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tentang dirinya dan tentang saudara-saudaranya para rasul dan para nabi, hal tersebut tercantum dalam hadits-hadits yang sangat banyak di antaranya:
Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ditanya oleh Abu Dzar tentang jumlah para nabi dan rasul, beliau shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab, “Seratus dua puluh ribu nabi, dan yang menjadi rasul di antara mereka sebanyak tiga ratus tiga belas (rasul).” (HR. Ibnu Hibban).
Sabda beliau shallallahu ‘alaihi wasallam, “Allah tiada mengutus seorang nabi melainkan ia telah memberikan peringatan kaumnya akan si buta sebelah matanya lagi pendusta, yaitu al-Masih Dajjal”. (HR. Bukhari dan Muslim)
2014-04-01T21:06:06+07:00