Jawabanmu

Jawaban paling cerdas!
2014-04-01T13:50:17+07:00
Biologycal Magnification, juga dikenal sebagai Biomagnification atau Bioamplication. Biologycal Magnification ini menjelaskan bahwa zat kimia yang terakumulasi pada tubuh organisme lebih tinggi konsentrasinya  pada organisme tingkat tinggi dibanding dengan organisme tingkat rendah pada suatu rantai makanan. Hal ini terjadi karena konsumen tingkat tinggi pada rantai makanan, seperti predator, memakan makhluk yang lebih rendah dalam rantai makanan dan menyerap zat dari orgnisme yang mereka konsumsi.Biological Magnification artinya penumpukan (akumulasi) senyawa-senyawa kimia (terutama logam berat) pada konsumen tingkat akhir.  Dalam beberapa kasus, proses Biologycal Magnification bisa sangat berbahaya bagi orgnisme tingkat tinggi / konsumen akhir dalam rantai makanan karena mereka menyerap zat-zat berbahaya dari semua organisme yang mereka konsumsi seperti toksin, DDT atau zat berbahaya lainnya. Misalnya pada perairan yang tercemar logam berat, fitoplankton dan zooplanton akan tercemar juga, jika plankton ini dimakan ikan kecil maka kandungan logam berat pada ikan kecil ini akan lebih besar daripada kandungan logam berat pada plankton dan jauh lebih besar daripada kandungan logam berat pada perairan tersebut, demikian seterusnya jika ikan tersebut dimakan oleh ikan yang lebih besar, kemudian dimakan oleh ikan yang lebih besar lagi dan akhirnya oleh konsumen "terakhir" adalah manusia; maka kandungan logam berat tadi pada manusia akan jauh lebih besar daripada kandungan logam berat di perairan tersebut. Itulah kenapa disebut 'magnification' yang artinya 'pembesaran' atau 'pelipatgandaan'.


Jadiin terbaik ya bil ;)
byk bgt
disingkat duongs :)
yaudah makasih ya
oke mksh yaaa
banyaknya O.o
2014-04-01T13:51:59+07:00
Penimbunan pupuk yang menyebabkan blooming ini disebut eutrofi kasi. Kasus ini pernah terjadi di danau Rawa Pening, Jawa Tengah dan di tempat-tempat lain di Indonesia. Akibat petumbuhan alga dan tanaman air lainnya adalah terjadinya pendangkalan perairan. Contoh limbah pertanian yang juga menimbulkan polusi adalah DDT (dichloro diphenyl trichloroethan), yaitu sejenis pestisida. Bila masuk ke dalam tubuh organisme, zat organoklorin di dalam DDT akan mengalami penumpukkan atau terakumulasi. Proses ini disebut biological accumulation. Di dalam rantai makanan, kadar DDT ini akan semakin meningkat pada tubuh organisme di setiap tingkat trofik, dan konsentrasi tertinggi berada pada puncak konsumen. Proses ini disebut biological magnification.
1 5 1