Jawabanmu

2014-03-31T19:33:37+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Scyphozoa mengalami metagenesis, yaitu perkembangbiakan seksual yang diikuti dengan perkembangbiakan aseksual dalam satu generasi, yaitu sebagai berikut.
Spermatozoid keluar dari lubang mulut medusa jantan dan masuk ke dalam usus medusa betina untuk membuahi telurnya (fertilasi internal). Hasil pembuahannya adalah zigot. Zigot melekat pada sekeliling mulut, dan tumbuh menjadi larva yang disebut planula. Planula memiliki rambut getar untuk melekat pada dasar laut, kemudian rambut getarnya dibuang. Planula lalu tumbuh menjadi seekor polip yang bentuknya seperti terompet yang disebut skifistoma yang lempeng basalis, mulut, dan tentakel. Kemudian timbullah sekat-sekat yang disebut strobili. Tiap buku strobili ini akan lepas, disebut efira, dan akan tumbuh menjadi ubur-ubur baru (medusa). Reproduksi aseksualnya dengan membentuk kuncup di sisi samping tubuh, seperti halnya pada Hydra.
2014-03-31T19:33:56+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Scyphozoa mengalami metagenesis, yaitu perkembangbiakan seksual yang diikuti dengan perkembangbiakan aseksual dalam satu generasi, yaitu sebagai berikut.
Spermatozoid keluar dari lubang mulut medusa jantan dan masuk ke dalam usus medusa betina untuk membuahi telurnya (fertilasi internal). Hasil pembuahannya adalah zigot. Zigot melekat pada sekeliling mulut, dan tumbuh menjadi larva yang disebut planula. Planula memiliki rambut getar untuk melekat pada dasar laut, kemudian rambut getarnya dibuang. Planula lalu tumbuh menjadi seekor polip yang bentuknya seperti terompet yang disebut skifistoma yang lempeng basalis, mulut, dan tentakel. Kemudian timbullah sekat-sekat yang disebut strobili. Tiap buku strobili ini akan lepas, disebut efira, dan akan tumbuh menjadi ubur-ubur baru (medusa). Reproduksi aseksualnya dengan membentuk kuncup di sisi samping tubuh, seperti halnya pada Hydra.