Jawabanmu

2014-03-31T15:23:11+07:00
yang penting tau dulu aja unsur-unsur mana yang memiliki biloks tetap. 
- unsur I A biloks = +1 
- unsur II A biloks = +2 
- unsur O biloks = -2 
- unsur yang hanya satu dan tidak memiliki muatan biloks = 0 
contoh : 
senyawa H2SO4 
- biloks O = -2 (-2 x 4 = -8) 
- biloks H = +1 (1 x 2 = 2) 
- muatan = 0 
- berarti biloks S = H2SO4 -> (2 + .... + (-8) = 0), berarti biloks S = +6 
2014-03-31T15:26:44+07:00
Bilangan oksidasi adalah suatu bilangan yang menyatakan valensi atom dalam suatu senyawa yang dapat memiliki harga positif maupun negatif. 

cara 
menentukan bilangan oksidasi (biloks) atom suatu unsur :

Dalam bentuk unsur atau molekul unsur, bilangan oksidasi atom-atomnya sama dengan nol

 Dalam senyawa ion, bilangan oksidasi atom-atom sama dengan muatan kation dan anionnya.


Oleh karena banyak reaksi redoks yang tidak dapat dijelaskan dengan konsep pengikatan oksigen maupun transfer elektron maka para pakar kimia mengembangkan konsep alternatif, yaitu perubahan bilangan oksidasi. Menurut konsep ini, jika dalam reaksi bilangan oksidasi atom meningkat maka atom tersebut mengalami oksidasi. Sebaliknya, jika bilangan oksidasinya turun maka atom tersebut mengalami reduksi.