Jawabanmu

2014-03-30T20:53:05+07:00
2014-03-30T20:54:29+07:00
Seperti di Yogyakarta terkenal Moortri Poernomo, Zulhamdani, Deddy Ratmoyo hingga Jemek Supardi.
Di Jakarta sendiri, saat itu telah muncul pula seniman-seniman pantomim seperti Sena dan Didi Petet yang berhasil mementaskan puluhan karya. Hingga muncullah aktor pantomim muda seperti Septian Dwi Cahyo yang dianggap sebagai generasi terakhir aktor pantomim yang cukup dikenal di Jakarta.
Seiring semakin majunya perkembangan dunia pertunjukan, tidak banyak lagi seniman berani mementaskan pertunjukan pantomim.Bahkan di gedung-gedung kesenian di Jakarta, sangat jarang sekali menggelar pertunjukan pantomim, yang merupakan salah satu seni pertunjukan yang pernah jaya di negeri ini pada era 1980-an.
"Pantomim dulu memang pernah jaya di Indonesia dan mulai tenggelam ketika muncul banyak tarian seperti break dance yang disenangi anak-anak muda pada saat itu," kata aktor pantomim era 1980,Septian Dwi Cahyo. Dekade 1990-an,eksistensi seni pertunjukan pantomim mengalami pasang-surut,hanya beberapa tokoh yang selalu setia menghidupi pantomim seperti, Moortri Poernoma, Jemek Supardi,dan Deddy Ratmoyo.