Jawabanmu

2014-03-29T10:23:25+07:00
Sebagai makhluk monodualisme, manusia harus selalu menjaga keseimbangan antara dirinya sebagai individu dan sebagai makhluk sosial. Fenomena sosial yang terjadi saat ini telah mengubah peradaban manusia pada penghargaan diri atau pengakuan terhadap otoritas individu. Dampak dari kebutuhan akan pengakuan tersebut adalah timbulnya konflik yang bisa muncul kapan dan di mana pun. Kapasitas konflik dimulai di tingkat pribadi, keluarga, hingga masyarakat, negara ataupun dunia. Konflik tentu tidak menguntungkan ditinjau dari aspek budaya maupun kehidupan bermasyarakat, karena itulah sedapat mungkin dicari solusinya. Dalam pelayanan kesehatan, konflik dapat terjadi antarteman sejawat tenaga kesehatan, tenaga kesehatan dengan pasien, maupun dengan lembaga rekanan. Kita tidak dapat mengelakkan bahwa perubahan dan perkembangan budaya mengubah pola hidup manusia sehingga mengarah pada sifat individualistis, arogan, dan egois. Hal itu melemahkan semangat kebersamaan dan kegotongroyongan. Kehidupan dengan sifat baru inilah yang memicu mudah terjadinya konflik atau sengketa.   FITUR-FITUR BUKU Dalam buku ini disajikan realitas sengketa pelayanan kesehatan yang saat ini tengah terjadi dalam dunia pelayanan kesehatan di Indonesia. Fenomena fakta-fakta yang ada di Indonesia dalam kotak studi kasus diharapkan dapat membantu pembaca dalam memecahkan permasalahan yang ada terkait dengan sengketa pelayanan kesehatan. Esai dan Pilihan Ganda di akhir masing-masing bab dari buku ini disertai dengan esai yang berbentuk soal uraian dan permasalahan dalam bentuk pilihan berganda yang disajikan secara komprehensif sebagai poin kritis untuk memastikan bahwa pembaca memahami isi buku. Teks dalam buku ini mencakup banyak keistimewaan yang dirancang untuk meningkatkan minat pembaca dan membuat teks tersebut mudah untuk dibaca dan dipahami. Beberapa keistimewaan dalam buku ini disebut sebagai Inovasi Pedagogis yang terdapat dalam setiap bab, antara lain berupa tujuan instruksional umum, tujuan instruksional khusus, deskripsi bab beserta bab sebelum dan sesudahnya, realitas terkait topik, tinjauan bab, kutipan penjelas atau data dalam paragraf, materi inti, esai, pilihan ganda dan kotak diskusi kasus, serta penyajian halaman yang menarik. Seluruhnya dilihat dalam perspektif nasional dan internasional. Pemikiran Kritis, teks dalam buku ini menyajikan banyak kasus, masalah analisis tentang sengketa pelayanan kesehatan dan upaya perdamaiannya yang melibatkan etika atau keahlian diri (personal) untuk meningkatkan keahlian berpikir kritis.